PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) Gelar RUPST dan RUPSLB, Simak Keputusannya!
Jum'at, 16 Juni 2023 - 18:07 WIB
loading...
A
A
A
RUPST juga memberikan kuasa dan wewenang kepada direksi perseroan, dengan persetujuan dewan komisaris, untuk menunjuk kantor akuntan publik independen perseroan untuk mengaudit pembukuan perusahaan sampai dengan 31 Desember 2023. Selain itu, memberikan wewenang dan kuasa penuh kepada direksi perseroan untuk menetapkan honorarium serta persyaratan lainnya sehubungan dengan penunjukan dan pengangkatan akuntan publik independen tersebut.
RUPST juga memutuskan bahwa laba bersih perseroan akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan dan alokasi pengeluaran perseroan untuk mendorong upaya pertumbuhan di bidang bisnis informasi dan teknologi serta pengembangan artificial intelligence (AI) milik perseroan. Ini disimpulkan lebih lanjut untuk memperkuat posisi perseroan sebagai grup digital media dan hiburan yang paling terintegrasi di Tanah Air dengan berbagai vertikal bisnis mulai dari aplikasi super, portal online, manajemen bakat hingga game.
Pada agenda terakhir, rapat melaporkan program penerbitan saham MSIN, dengan sahamnya setara dengan Rp3.385 miliar yang telah didistribusikan kepada PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) sebesar Rp2.585 miliar dan PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) sebesar Rp800 miliar, sehubungan dengan transaksi RCTI+, Portal, dan Vision+ ke dalam perseroan.
Selain itu, RUPSLB telah menyesuaikan beberapa anggaran dasar perseroan. Pertama adalah pada perubahan yang dilakukan pada Pasal 14 ayat 9 Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan pengunduran diri dari direktur perseroan. Kedua tentang penyesuaian atas perubahan Pasal 17 Ayat 6 Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan pengunduran diri dewan komisaris. Terakhir pada perubahan Pasal 20 Ayat 6 Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah No. 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik.
Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp3.518 miliar untuk FY-2022, meningkat 14% YoY. EBITDA telah meningkat sebesar 15% YoY pada FY-2022 menjadi Rp739 miliar, yang mewakili marjin EBITDA sebesar 21%.
Sementara itu, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp341 miliar untuk tahun 2022, turun 15% YoY dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan laba bersih secara YoY, terutama disebabkan oleh amortisasi dan depresiasi aset digital (intangible) perseroan sebesar Rp299,9 miliar di tahun 2022.
RUPST juga memutuskan bahwa laba bersih perseroan akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan dan alokasi pengeluaran perseroan untuk mendorong upaya pertumbuhan di bidang bisnis informasi dan teknologi serta pengembangan artificial intelligence (AI) milik perseroan. Ini disimpulkan lebih lanjut untuk memperkuat posisi perseroan sebagai grup digital media dan hiburan yang paling terintegrasi di Tanah Air dengan berbagai vertikal bisnis mulai dari aplikasi super, portal online, manajemen bakat hingga game.
Pada agenda terakhir, rapat melaporkan program penerbitan saham MSIN, dengan sahamnya setara dengan Rp3.385 miliar yang telah didistribusikan kepada PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) sebesar Rp2.585 miliar dan PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) sebesar Rp800 miliar, sehubungan dengan transaksi RCTI+, Portal, dan Vision+ ke dalam perseroan.
Selain itu, RUPSLB telah menyesuaikan beberapa anggaran dasar perseroan. Pertama adalah pada perubahan yang dilakukan pada Pasal 14 ayat 9 Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan pengunduran diri dari direktur perseroan. Kedua tentang penyesuaian atas perubahan Pasal 17 Ayat 6 Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan pengunduran diri dewan komisaris. Terakhir pada perubahan Pasal 20 Ayat 6 Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah No. 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik.
Ringkasan Kinerja Keuangan FY-2022
Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp3.518 miliar untuk FY-2022, meningkat 14% YoY. EBITDA telah meningkat sebesar 15% YoY pada FY-2022 menjadi Rp739 miliar, yang mewakili marjin EBITDA sebesar 21%.
Sementara itu, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp341 miliar untuk tahun 2022, turun 15% YoY dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan laba bersih secara YoY, terutama disebabkan oleh amortisasi dan depresiasi aset digital (intangible) perseroan sebesar Rp299,9 miliar di tahun 2022.
Lihat Juga :