Tips MotionTrade: 3 Keuntungan Fixed Rate Coupon dalam Obligasi

Senin, 19 Juni 2023 - 12:03 WIB
loading...
Tips MotionTrade: 3...
MNC Sekuritas menyediakan beragam produk investasi untuk investor. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - MNC Sekuritas merupakan unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) dan perusahaan sekuritas terbaik yang memiliki reputasi serta mendapat beragam penghargaan. Bukan hanya menyediakan layanan investasi saham, MNC Sekuritas juga menyediakan beragam produk reksa dana yang dapat dijadikan sebagai alternatif investor untuk berinvestasi.

Baca juga: IHSG Akan Menguji Rentang 6.764-6.819, Simak 4 Saham Pilihan MNC Sekuritas

Setiap instrumen investasi tentu menawarkan imbal hasil pada investornya dalam bentuk yang beragam. Sebagai contoh, investasi obligasi/surat utang menawarkan imbal hasil berupa kupon yang tetap. Kupon tetap (fixed rate coupon) merupakan pembayaran bunga tetap yang dibayarkan secara berkala kepada pemegang obligasi selama jangka waktu yang ditentukan. Berikut ini merupakan 3 (tiga) keuntungan berinvestasi obligasi yang menawarkan fixed rate coupon, seperti:

1. Stabilitas
Fixed rate coupun dapat memberikan stabilitas pada portofolio investasi Anda karena jumlah bunga yang dibayarkan tidak berubah hingga jatuh tempo obligasi. Oleh sebab itu, Anda dapat dengan mudah memperkirakan pendapatan yang akan diterima hingga akhir jatuh tempo obligasi. Sebagai contoh simulasi, Anda berinvestasi dengan modal sebesar Rp5.000.000 pada obligasi yang menawarkan imbal hasil sebesar 11,25% per tahun. Maka perhitungannya adalah Rp 5.000.000 x 11,25% = Rp562.500 atau sebesar Rp506.250 setelah dipotong pajak. Jika bunga obligasi dibayar setiap tiga bulan, maka Anda memperoleh kupon tetap Rp126.562 setiap triwulannya.

2. Alternatif Passive Income
Investasi obligasi bisa menjadi alternatif cara untuk memperoleh passive income. Di masa penawaran, Anda bisa mengalokasikan sebagian penghasilan untuk membeli obligasi. Lalu, Anda akan menerima kupon secara tetap. Periode pembayaran kupon dapat berbeda-beda untuk setiap jenis obligasi. Ada beberapa obligasi yang periode pembagian kuponnya setiap bulan, ada juga yang setiap 3 bulan (triwulan) atau setiap 6 bulan (semester). Berbeda dengan instrumen deposito yang memberikan bunga saat sudah jatuh tempo, obligasi memberikan passive income yang lebih rutin sesuai periode pembayaran kupon yang ditetapkan karena bunganya dapat Anda peroleh sebelum obligasi tersebut jatuh tempo.

3. Risiko Relatif Rendah dan Mudah dipahami
Obligasi memiliki risiko relatif rendah dibandingkan dengan instrumen investasi seperti saham yang mengalami fluktuasi harga. Meskipun obligasi dapat diperjualbelikan di pasar sekunder untuk memperoleh tambahan keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli selain keuntungan dari kupon, Anda tetap bisa memperoleh imbal hasil tetap tanpa perlu khawatir adanya perbedaan/selisih harga pasar obligasi jika Anda hold obligasi yang Anda miliki hingga tanggal jatuh tempo. Karena segala kemudahan inilah, investasi di obligasi yang memberikan kupon tetap juga sangat mudah dipahami sehingga cocok untuk investor pemula.

Tertarik untuk berinvestasi di obligasi? Jangan lewatkan penawaran Obligasi Berkelanjutan III MNC Kapital Indonesia (BCAP) Tahap II Tahun 2023 dengan kupon sebesar 10,75% per tahun untuk tenor 370 hari kalender dan kupon sebesar 11,25% per tahun untuk tenor 3 tahun. Pemesanan minimum Rp5 juta atau kelipatan hingga tanggal 23 Juni 2023. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa mengakses link bit.ly/obligasibcap2023 .
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
Jangan Lewatkan Penawaran...
Jangan Lewatkan Penawaran Umum Obligasi dan Sukuk Ijarah Global Mediacom Tahap II Tahun 2026!
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Sambut Iduladha, MNC...
Sambut Iduladha, MNC Sekuritas dan Bank Sinarmas Tebar Kepedulian Bersama MNC Peduli
Rekomendasi
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved