IHSG Akan Bergerak di Kisaran 6.618-6.754, Simak 4 Saham Pilihan
Rabu, 21 Juni 2023 - 08:35 WIB
loading...
IHSG hari ini berpotensi rebound. Foto/FaisalRahman/MPI
A
A
A
JAKARTA - Indeks harga saham gabungan atau IHSG hari ini berpotensi bergerak mixed cenderung melemah pada sepanjang perdagangan. Pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.618-6.754.
Baca juga: Seharian Memerah, IHSG Hari Ini Ditutup Parkir ke Level 6.660
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto, mengatakan, sebelumnya IHSG masih melanjutkan koreksi tipisnya pada perdagangan kemarin. Pelemahan ini didominasi oleh tekanan sektor teknologi, properti, dan transportasi.
"Mengingat sebagian saham dari ketiga sektor ini sempat menguat sebelumnya, maka pelemahan pada perdagangan kemarin bisa dianggap sebagai profit taking," tulis William dalam analisisnya, Rabu (21/6/2023).
Menurut William, kesimpulan profit taking ini diambil karena secara teknikal saham-saham tersebut masih dalam tren yang menguat. "Investor asing melanjutkan net sell dalam jumlah yang tidak besar sekitar Rp280 miliar di pasar reguler," kata dia.
Tekanan asing yang menurun ini berhasil memberikan kesempatan pelaku pasar domestik untuk mempertahankan IHSG agar tidak melemah terlalu dalam. Alhasil, IHSG berhasil ditutup dengan pola hammer dan kembali ke dalam demand zone yang terbentuk.
Baca juga: Seharian Memerah, IHSG Hari Ini Ditutup Parkir ke Level 6.660
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto, mengatakan, sebelumnya IHSG masih melanjutkan koreksi tipisnya pada perdagangan kemarin. Pelemahan ini didominasi oleh tekanan sektor teknologi, properti, dan transportasi.
"Mengingat sebagian saham dari ketiga sektor ini sempat menguat sebelumnya, maka pelemahan pada perdagangan kemarin bisa dianggap sebagai profit taking," tulis William dalam analisisnya, Rabu (21/6/2023).
Menurut William, kesimpulan profit taking ini diambil karena secara teknikal saham-saham tersebut masih dalam tren yang menguat. "Investor asing melanjutkan net sell dalam jumlah yang tidak besar sekitar Rp280 miliar di pasar reguler," kata dia.
Tekanan asing yang menurun ini berhasil memberikan kesempatan pelaku pasar domestik untuk mempertahankan IHSG agar tidak melemah terlalu dalam. Alhasil, IHSG berhasil ditutup dengan pola hammer dan kembali ke dalam demand zone yang terbentuk.
Lihat Juga :