Belanja Negara Mei 2023 Capai Rp714,6 Triliun, Sri Mulyani Ungkap Rinciannya
Senin, 26 Juni 2023 - 11:47 WIB
loading...
Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati membeberkan, realisasi belanja pemerintah pusat hingga 31 Mei 2023 mencapai Rp714,6 triliun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati membeberkan, realisasi belanja pemerintah pusat hingga 31 Mei 2023 mencapai Rp714,6 triliun. Angka ini setara 31,8% dari target Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN .
Baca Juga: APBN Bukukan Surplus Rp204,3 T di Mei 2023, Pendapatan Negara Tumbuh 49,1%
Adapun jumlah ini terbagi untuk belanja Kementerian/Lembaga (K/L), dan belanja non K/L. "Belanja K/L sebesar Rp326,6 triliun, atau 32,6% dari target APBN," beber Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KITA secara virtual di Jakarta, Senin (26/6/2023).
Baca Juga: Indonesia Disebut Negara Bokek, Anak Buah Sri Mulyani Enggak Terima
Dia menyebutkan, bahwa belanja ini utamanya untuk penyaluran BOS, PIP, penyaluran PKH, dan Kartu Sembako. Tak hanya itu, belanja ini juga ditujukan untuk penyaluran iuran bagi peserta PBI JKN, bantuan bencana, dan pembangunan infrastruktur.
"Sementara itu, belanja non K/L adalah sebesar Rp388,4 triliun. Angka ini setara 31,2% dari target APBN," tambah Sri.
Dia mengatakan, belanja ini utamanya didukung pembayaran manfaat pensiun, pembayaran kompensasi energi, dan penyaluran subsidi. "Kalau dilihat, kenaikan dari belanja negara adalah 9,3% dibandingkan tahun 2022," tandas Sri.
Baca Juga: APBN Bukukan Surplus Rp204,3 T di Mei 2023, Pendapatan Negara Tumbuh 49,1%
Adapun jumlah ini terbagi untuk belanja Kementerian/Lembaga (K/L), dan belanja non K/L. "Belanja K/L sebesar Rp326,6 triliun, atau 32,6% dari target APBN," beber Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KITA secara virtual di Jakarta, Senin (26/6/2023).
Baca Juga: Indonesia Disebut Negara Bokek, Anak Buah Sri Mulyani Enggak Terima
Dia menyebutkan, bahwa belanja ini utamanya untuk penyaluran BOS, PIP, penyaluran PKH, dan Kartu Sembako. Tak hanya itu, belanja ini juga ditujukan untuk penyaluran iuran bagi peserta PBI JKN, bantuan bencana, dan pembangunan infrastruktur.
"Sementara itu, belanja non K/L adalah sebesar Rp388,4 triliun. Angka ini setara 31,2% dari target APBN," tambah Sri.
Dia mengatakan, belanja ini utamanya didukung pembayaran manfaat pensiun, pembayaran kompensasi energi, dan penyaluran subsidi. "Kalau dilihat, kenaikan dari belanja negara adalah 9,3% dibandingkan tahun 2022," tandas Sri.
(akr)
Lihat Juga :