Jokowi Kaget Harga Ayam Tembus Rp50 Ribu, Wamendang: Faktor Iduladha

Selasa, 27 Juni 2023 - 13:31 WIB
loading...
Jokowi Kaget Harga Ayam...
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengungkapkan kenaikan harga daging ayam disebabkan karena faktor libur Iduladha yang akan dimulai pada 28 Juni hingga 2 Juli 2023 maupun harga pakan yang mengalami peningkatan. Pasalnya, dengan libur panjang dan aktivitas masyarakat meningkat maka kebutuhan konsumsi masyarakat akan mengalami peningkatan.

"Intinya setiap hari pantau terus kita upayakan semaksimal mungkin kita setiap hari ke pasar baik Pak Menteri (Zulkifli Hasan) dan juga jajaran untuk sekali lagi memastikan harga dan ketersediaan itu kondusif," ujar Jerry Sambuaga, Selasa (27/6/2023).

Baca Juga: Blusukan di Pasar Warakas, Ganjar Pranowo Dicurhati Melambungnya Harga Ayam

Kementerian Perdagangan (Kemendag) disebut Jerry selalu melakukan evaluasi dan memantau secara rutin. Hal itu, untuk memastikan harga daging ayam kembali normal.

Lebih lanjut, Jerry tak menampik jika harga daging melambung karena menjelang hari Raya Idul Adha. Namun, dia meminta agar masyarakat tak khawatir karena pihaknya akan segera melakukan kerja dan langkah yang strategis agar harga kembali normal.

"Mudah-mudahan kita pastikan secepatnya, kita berusaha setiap hari mungkin nanti akan ada langkah-langkah yang lebih spesifik dari Kemendag dan pemerintah daerah. Karena khususnya kita lebih banyak berkoordinasi dengan daerah," tambah Jerry Sambuaga.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau harga kebutuhan pokok di Pasar Palmerah, Jakarta Pusat, Senin (26/6/2023) sekitar pukul 08.00 WIB. Jokowi melihat harga daging ayam melonjak hingga Rp 50.000 per kilogram jelang Iduladha 1444 Hijriah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Kisah Habibie Berhasil...
Kisah Habibie Berhasil Taklukkan Dolar AS dari Rp17.000 ke Rp6.550
Itung-itungan Risiko...
Itung-itungan Risiko Utang Whoosh, Balik Modal Bisa Sampai 100 Tahun
Mendag Sangkal Harga...
Mendag Sangkal Harga Daging Ayam Naik Gegara MBG
Terganjal Utang Whoosh,...
Terganjal Utang Whoosh, AHY Blak-blakan soal Nasib Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Purbaya Disebut Temukan...
Purbaya Disebut Temukan Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Ini Penjelasan Kemenkeu
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Rekomendasi
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Berita Terkini
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Infografis
8 Mobil Terkencang 2025,...
8 Mobil Terkencang 2025, Tenaganya Tembus 2.107 HP!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved