KKP Luncurkan Strategi Pemanenan Perikanan Tuna Tropis
Jum'at, 30 Juni 2023 - 14:52 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini menunjukkan terjadinya pertukaran stok dengan WPP lainnya dan dengan Western and Central Pacific Ocean yang lebih luas. Pada 2018, proses penyusunan tersebut menghasilkan Kerangka Kerja Strategi Pemanfaatan Tuna di Perairan Kepulauan Indonesia.
Selanjutnya, dokumen strategi pemanfaatan yang komprehensif telah diselesaikan pada tahun 2023. Desain strategi pemanfaatan untuk perikanan ini dibuat berdasarkan pemantauan dan pemodelan pemanfaatan sumber daya tuna cakalang, madidihang, dan tuna mata besar, dengan menggunakan pendekatan strategi pemanfaatan empiris.
Sementara itu, perairan kepulauan merupakan wilayah kedaulatan Indonesia. Namun sebagaimana mandat dari United Nation on Fish Stock Agreement 1995 bahwa pengelolaan highly migratory species di wilayah jurisdiksi nasional dilakukan berdasarkan azas kompatibilitas dengan yang diadopsi di laut lepas.
Oleh maka itu, Indonesia memiliki komitmen kuat untuk mengelola sumber daya tuna di perairan kepulauan Indonesia secara berkelanjutan dan konsisten dengan langkah-langkah pengelolaan yang diambil oleh tRFMO, seperti penerapan strategi pemanfaatan.
Penyusunan strategi pemanfaatan tuna tropis di perairan kepulauan Indonesia telah dimulai sejak 2014, diprakarsai oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bekerja sama dengan pemerintah daerah, industri, dan pakar, termasuk dukungan dari Pusat Penelitian Perikanan-Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN): the Pacific Community Western and Central Pacific Fisheries Commission (SPC-WCPFC); Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization (CSIRO Australia).
Selain itu, penyusunan strategi pemanfaatan ini juga tidak lepas dari dukungan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN); Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI); dan Yayasan IPLNF Indonesia (YII) yang tergabung dalam program Indonesia Tuna Consortium.
“Harvest Strategy dalam perikanan tuna menguatkan komitmen pemerintah dan pemangku kepentingan tuna dalam menyeimbangkan pengelolaan sumber daya berkelanjutan dengan pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir,” tambah Thilma Komaling, Strategic Lead Program Konsorsium Tuna Indonesia.
Selanjutnya, dokumen strategi pemanfaatan yang komprehensif telah diselesaikan pada tahun 2023. Desain strategi pemanfaatan untuk perikanan ini dibuat berdasarkan pemantauan dan pemodelan pemanfaatan sumber daya tuna cakalang, madidihang, dan tuna mata besar, dengan menggunakan pendekatan strategi pemanfaatan empiris.
Sementara itu, perairan kepulauan merupakan wilayah kedaulatan Indonesia. Namun sebagaimana mandat dari United Nation on Fish Stock Agreement 1995 bahwa pengelolaan highly migratory species di wilayah jurisdiksi nasional dilakukan berdasarkan azas kompatibilitas dengan yang diadopsi di laut lepas.
Oleh maka itu, Indonesia memiliki komitmen kuat untuk mengelola sumber daya tuna di perairan kepulauan Indonesia secara berkelanjutan dan konsisten dengan langkah-langkah pengelolaan yang diambil oleh tRFMO, seperti penerapan strategi pemanfaatan.
Penyusunan strategi pemanfaatan tuna tropis di perairan kepulauan Indonesia telah dimulai sejak 2014, diprakarsai oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bekerja sama dengan pemerintah daerah, industri, dan pakar, termasuk dukungan dari Pusat Penelitian Perikanan-Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN): the Pacific Community Western and Central Pacific Fisheries Commission (SPC-WCPFC); Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization (CSIRO Australia).
Selain itu, penyusunan strategi pemanfaatan ini juga tidak lepas dari dukungan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN); Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI); dan Yayasan IPLNF Indonesia (YII) yang tergabung dalam program Indonesia Tuna Consortium.
“Harvest Strategy dalam perikanan tuna menguatkan komitmen pemerintah dan pemangku kepentingan tuna dalam menyeimbangkan pengelolaan sumber daya berkelanjutan dengan pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir,” tambah Thilma Komaling, Strategic Lead Program Konsorsium Tuna Indonesia.
(akr)
Lihat Juga :