Ngotot Rampas Dana Rusia yang Dibekukan, UE Siapkan Opsi Baru
Sabtu, 01 Juli 2023 - 08:20 WIB
loading...
A
A
A
Moskow telah berulang kali menggambarkan penyitaan asetnya oleh pemerintah Barat sebagai pencurian dan ilegal menurut hukum internasional. Saat berpidato di Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg awal bulan ini, Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan langkah Eropa itu sebagai sikap "abad pertengahan."
Baca Juga: AS Transfer Dana dari Aset Rusia yang Disita ke Ukraina
Di bagian lain, anggota parlemen telah memperingatkan bahwa prospek mengenakan pajak dan merebut keuntungan tak terduga bisa sangat rumit dari sudut pandang hukum. Beberapa pemimpin di KTT juga menyuarakan keprihatinan seperti itu. Bank Sentral Eropa sebelumnya memperingatkan bahwa menggunakan hasil dari aset sitaan dapat membuat pemegang cadangan resmi berpaling dari euro.
Opsi yang sebelumnya dipertimbangkan untuk mendirikan entitas untuk menginvestasikan dana dan menggunakan hasilnya untuk rekonstruksi Ukraina juga dinilai terlalu rumit dan meragukan secara hukum. Para pejabat telah menyimpulkan bahwa penyitaan aset secara langsung juga tidak mungkin dilakukan.
Mengomentari kemungkinan penyitaan dana Rusia yang dibekukan, Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan pada hari Jumat (30/6) bahwa semuanya sangat rumit. "Dan sekarang tidak ada yang tahu apa yang mungkin dan bagaimana caranya," kata dia. Menurut Bloomberg, UE dan AS telah membicarakan rencana tersebut dan pemerintahan Biden telah diberi tahu tentang kemajuannya. Diskusi dilaporkan akan berlanjut dalam beberapa hari dan minggu mendatang.
Baca Juga: AS Transfer Dana dari Aset Rusia yang Disita ke Ukraina
Di bagian lain, anggota parlemen telah memperingatkan bahwa prospek mengenakan pajak dan merebut keuntungan tak terduga bisa sangat rumit dari sudut pandang hukum. Beberapa pemimpin di KTT juga menyuarakan keprihatinan seperti itu. Bank Sentral Eropa sebelumnya memperingatkan bahwa menggunakan hasil dari aset sitaan dapat membuat pemegang cadangan resmi berpaling dari euro.
Opsi yang sebelumnya dipertimbangkan untuk mendirikan entitas untuk menginvestasikan dana dan menggunakan hasilnya untuk rekonstruksi Ukraina juga dinilai terlalu rumit dan meragukan secara hukum. Para pejabat telah menyimpulkan bahwa penyitaan aset secara langsung juga tidak mungkin dilakukan.
Mengomentari kemungkinan penyitaan dana Rusia yang dibekukan, Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan pada hari Jumat (30/6) bahwa semuanya sangat rumit. "Dan sekarang tidak ada yang tahu apa yang mungkin dan bagaimana caranya," kata dia. Menurut Bloomberg, UE dan AS telah membicarakan rencana tersebut dan pemerintahan Biden telah diberi tahu tentang kemajuannya. Diskusi dilaporkan akan berlanjut dalam beberapa hari dan minggu mendatang.
(fjo)
Lihat Juga :