Pengumuman! Pertamina Bakal Jual BBM Baru Seharga Rp13.200 per Liter
Senin, 03 Juli 2023 - 20:46 WIB
loading...
Pertamina akan menjual BBM baru pada Juli mendatang. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) menetapkan harga bahan bakar minyak ( BBM ) jenis baru yakni, Pertamax Green 95 senilai Rp13.200 per liter. Besaran harga tersebut dikonfirmasi langsung Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury.
Baca juga: Kapan Harga Pertalite Bisa Turun di Bawah Ceban? Ini Jawaban Dirjen ESDM
Pahala mengatakan uji coba penjualan Pertamax Green 95 mulai dilakukan Juli 2023. Pertamina mulai menjual bahan bakar Bioetanol tersebut di 17 titik SPBU. Rinciannya, 11 titik SPBU di Jawa Timur dan enam titik SPBU di DKI Jakarta.
"Di kisaran Rp13.200, insya Allah di kisaran segitu. Dalam bulan Juli ini kita akan lakukan penjualan, kita rencananya akan mulai di Jatim, lalu nanti di DKI. Kemungkinan ada 17 titik SPBU yang akan menjual Green Pertamax 95, kurang lebih 11 titik di Jatim, mungkin 6 di Jakarta," ujar Pahala saat ditemui wartawan, Senin (3/7/2023).
Dalam proses uji coba penjualan, Pertamina masih fokus di Jakarta dan Jawa Timur. Pahala menyebut penjajakan pasar masih dilakukan terlebih dahulu, sebelum Pertamina memperluas penjualannya di daerah lain.
Baca juga: Kapan Harga Pertalite Bisa Turun di Bawah Ceban? Ini Jawaban Dirjen ESDM
Pahala mengatakan uji coba penjualan Pertamax Green 95 mulai dilakukan Juli 2023. Pertamina mulai menjual bahan bakar Bioetanol tersebut di 17 titik SPBU. Rinciannya, 11 titik SPBU di Jawa Timur dan enam titik SPBU di DKI Jakarta.
"Di kisaran Rp13.200, insya Allah di kisaran segitu. Dalam bulan Juli ini kita akan lakukan penjualan, kita rencananya akan mulai di Jatim, lalu nanti di DKI. Kemungkinan ada 17 titik SPBU yang akan menjual Green Pertamax 95, kurang lebih 11 titik di Jatim, mungkin 6 di Jakarta," ujar Pahala saat ditemui wartawan, Senin (3/7/2023).
Dalam proses uji coba penjualan, Pertamina masih fokus di Jakarta dan Jawa Timur. Pahala menyebut penjajakan pasar masih dilakukan terlebih dahulu, sebelum Pertamina memperluas penjualannya di daerah lain.
Lihat Juga :