Pencairan Insentif Kartu Prakerja Ternyata Harus Ini Itu Dulu

Senin, 27 Juli 2020 - 13:56 WIB
loading...
Pencairan Insentif Kartu...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Banyak peserta program Kartu Prakerja yang mengklaim belum mendapatkan pencairan insentif sebesar Rp 600.000 per bulan. Padahal, mereka telah selesai mengikuti pelatihan berbasis daring tersebut.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menjelaskan, salah satu penyebab peserta belum mendapatkan insentif dikarenakan harus melakukan upgrading terhadap akun e-wallet-nya.

Dalam hal ini, peserta yang mendaftarkan pencairan insentif melalui e-wallet perlu memastikan bahwa sudah menjadi akun premium. Dalam sektor keuangan, prinsip ini disebut know your customer (KYC). Peserta sudah melakukan registrasi rekening e-wallet dengan menggunakan nomor induk kependudukan (NIK), sehingga memiliki akun resmi yang terdaftar di platform dompet digital.( Baca juga:Pandemi Bikin Uang Elektronik Berjaya atas Kartu Gesek )

"Selain itu, pastikan NIK yang digunakan adalah sama saat melakukan pendaftaran di Kartu PraKerja. Dan nomor telepon yang didaftarkan jangan berubah," jelas Denni dalam webinar secara daring, Senin (27/7/2020).

Seperti diketahui, pencairan insentif dilakukan melalui rekening BNI, atau e-wallet LinkAja, OVO, dan GoPay. Maka peserta harus memastikan nomor rekening atau pun e-wallet yang didaftarkan dalam Kartu PraKerja sudah sesuai.

Ia menambahkan, untuk menghindari kesalahan pengaitan akun, lebih baik para peserta bisa datang langsung ke bank yang ditunjuk pemerintah, yaitu Bank BNI.

"Para peserta bisa langsung datang ke kantor cabang BNI jika mengalami masalah pencairan insentif Kartu Prakerja" tutupnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
Sambut Lebaran 2026,...
Sambut Lebaran 2026, BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun
Fundamental Solid, BNI...
Fundamental Solid, BNI Bukukan Laba Bersih Rp20 Triliun Sepanjang 2025
BNI Siapkan Uang Tunai...
BNI Siapkan Uang Tunai Rp19,51 Triliun Sambut Libur Nataru 2025/2026
BNI Punya Fondasi Kuat...
BNI Punya Fondasi Kuat Menatap 2026, Analis Ungkap Dampak Program De-risking
BNI Raih Dua Penghargaan...
BNI Raih Dua Penghargaan BI Awards 2025, Perkuat Peran dalam Stabilitas Sistem Keuangan Nasional
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Perempuan Inspiratif...
Perempuan Inspiratif Raih Penghargaan SisBerdaya dan DisBerdaya 2026
DANA Indonesia Dorong...
DANA Indonesia Dorong Finalis SisBerdaya dan DisBerdaya 2026 Tumbuhkan Bisnis Berkelanjutan
Rekomendasi
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
IBEM Jadi Marketplace...
IBEM Jadi Marketplace Perdana Industri MICE, Pertemukan 200 Buyers dan 200 Sellers
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved