Jual Beli Karbon Dimulai September Mendatang, Ini Target Indonesia
Kamis, 06 Juli 2023 - 21:45 WIB
loading...
Perdagangan karbon di Indonesia akan dimulai pada September mendatang. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian BUMN memastikan perdagangan karbon di Indonesia dimulai September 2023. Implementasi tersebut setelah Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) memperkenalkan regulasi pasar karbon di dalam negeri.
Baca juga: Menangkap Emisi Karbon, Penerapan CCUS Dinilai Mahal
Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury mengatakan, perdagangan karbon menjadi salah satu fokus pemerintah. Mekanisme tata kelola perdagangan karbon di Indonesia berada di dalam bursa karbon yang diawasi OJK. Sedangkan, registrasi akan dilakukan melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
"Pemerintah Indonesia untuk dapat meluncurkan perdagangan karbon pada bulan September tahun ini. OJK adalah regulator pasar modal dan pasar karbon, jadi menurut saya pentingnya pasar karbon dan korelasi pasar modal dengan pasar karbon di Indonesia" ujar Pahala saat ditemui di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (6/7/2023).
Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya menegaskan Indonesia jangan hanya menjadi penonton, tapi harus bisa menjadi bagian dari ekosistem perdagangan karbon. Dia menyebut Indonesia merupakan satu pemain besar dalam sektor tersebut.
Baca juga: Menangkap Emisi Karbon, Penerapan CCUS Dinilai Mahal
Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury mengatakan, perdagangan karbon menjadi salah satu fokus pemerintah. Mekanisme tata kelola perdagangan karbon di Indonesia berada di dalam bursa karbon yang diawasi OJK. Sedangkan, registrasi akan dilakukan melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
"Pemerintah Indonesia untuk dapat meluncurkan perdagangan karbon pada bulan September tahun ini. OJK adalah regulator pasar modal dan pasar karbon, jadi menurut saya pentingnya pasar karbon dan korelasi pasar modal dengan pasar karbon di Indonesia" ujar Pahala saat ditemui di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (6/7/2023).
Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya menegaskan Indonesia jangan hanya menjadi penonton, tapi harus bisa menjadi bagian dari ekosistem perdagangan karbon. Dia menyebut Indonesia merupakan satu pemain besar dalam sektor tersebut.
Lihat Juga :