Dorong Karya Kreatif Anak Muda, Ganjar Creasi Beri Ruang Difabel Berkreasi
Jum'at, 07 Juli 2023 - 13:30 WIB
loading...
A
A
A
"Kami sebagai relawan dari Gcreasi itu merasa terpanggil untuk memberikan akselerasi semaksimal mungkin buat mereka agar bakat-bakat kemudian potensi-potensi itu bisa terwadahi," kata dia.
Puluhan difabel menyajikan penampilan memukau, mereka unjuk bakat dan kebolehan dalam acara ini mulai dari tarian, puisi, dan bernyanyi. Bahkan, ada juga pameran hasil karya kreatif mereka seperti lukisan, kriya, kaligrafi dan lainnya.
Sementara itu, Susanti Oktavia, perempuan berusia 35 tahun yang memiliki keterbatasan gerak (tuna daksa), memupuk semangat dalam diri untuk berkarya dan terus melangkah.
Dia pun menampilkan sebuah puisi berjudul "Ayah untuk Negeri" di atas kursi roda. Karya itu terinspirasi dari sosok Ganjar Pranowo dan rampung dalam waktu satu hari saja.
"Puisi terinspirasi dari film biografi nya Pak Ganjar yang judulnya anak untuk negeri. Setelah nonton lagi film itu, terus nonton podcast-podcastnya bareng bapak, mbak Najwa Shihab dan kemudian tercipta lah puisi ini," kata dia.
Perempuan yang akrab disapa Santi ini membacakan puisi dengan suara lantang lantaran kagum akan sosok Ganjar Pranowo. Menurut dia, Ganjar pemimpin yang peduli terhadap semua kalangan masyarakat termasuk kaum difabel.
Puluhan difabel menyajikan penampilan memukau, mereka unjuk bakat dan kebolehan dalam acara ini mulai dari tarian, puisi, dan bernyanyi. Bahkan, ada juga pameran hasil karya kreatif mereka seperti lukisan, kriya, kaligrafi dan lainnya.
Sementara itu, Susanti Oktavia, perempuan berusia 35 tahun yang memiliki keterbatasan gerak (tuna daksa), memupuk semangat dalam diri untuk berkarya dan terus melangkah.
Dia pun menampilkan sebuah puisi berjudul "Ayah untuk Negeri" di atas kursi roda. Karya itu terinspirasi dari sosok Ganjar Pranowo dan rampung dalam waktu satu hari saja.
"Puisi terinspirasi dari film biografi nya Pak Ganjar yang judulnya anak untuk negeri. Setelah nonton lagi film itu, terus nonton podcast-podcastnya bareng bapak, mbak Najwa Shihab dan kemudian tercipta lah puisi ini," kata dia.
Perempuan yang akrab disapa Santi ini membacakan puisi dengan suara lantang lantaran kagum akan sosok Ganjar Pranowo. Menurut dia, Ganjar pemimpin yang peduli terhadap semua kalangan masyarakat termasuk kaum difabel.
Lihat Juga :