Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Ngaret, Ditargetkan (Lagi) Rampung Akhir 2022

Senin, 27 Juli 2020 - 16:28 WIB
loading...
Proyek Kereta Cepat...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung oleh PT Kereta Cepat Indonesia -China (KCIC) mulanya ditargetkan rampung pada akhir tahun 2021. Gara-gara pandemi target itu terpaksa dimundurkan.

Direktur Utama KCIC Chandra Dwiputra mengatakan, karena pandemi Covid-19, sempat terjadi penundaan proyek akibat tenaga kerja asing (TKA) China yang belum bisa masuk.

"Maka dari itu, target kami yang semula pada tahun 2021, diundur menjadi akhir tahun 2022," ujar Chandra di Jakarta, Senin(27/7/2020). ( Baca juga:Ganti Rugi 26 Bidang Lahan Bendungan Pamukkulu Dibayarkan, 7 Masih Sengketa )

Chandra juga mengkonfirmasi, bahwa masih ada satu lahan yang bermasalah di area Bandung, namun secepatnya akan bisa dibebaskan.

"Sudah masuk tahap konsinyasi. Lahan itu hanya sekitar 0,002%, atau sekitar 118 meter persegi," ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo juga sempat menginstruksikan agar jalur kereta ini diintegrasikan atau diperpanjang hingga ke Surabaya, Jawa Timur.

"Itu masih di (ranah) kebijakan. Di kami, pelaksana, belum ada arahan lebih lanjut untuk itu," tukas Chandra.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Arus Kas Kontraktor...
Arus Kas Kontraktor Seret, Danantara Diminta Selamatkan Proyek Sekolah Rakyat
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Whoosh Tembus 53.000
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Rekomendasi
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Messi, Yamal, dan Takdir...
Messi, Yamal, dan Takdir Angka 19
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Berita Terkini
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
Infografis
Jelang Lebaran 2024,...
Jelang Lebaran 2024, Kereta Cepat Whoosh Terapkan Tarif Dinamis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved