5 Perbedaan Kereta Cepat China dan Jepang: Siapa Pemegang Rekor Paling Kilat?

Minggu, 09 Juli 2023 - 17:40 WIB
loading...
5 Perbedaan Kereta Cepat...
Perbedaan kereta cepat China dan Jepang sangat signifikan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kereta cepat China dan Jepang memiliki beberapa perbedaan yang signifikan. Perbedaan itu mulai dari sejarah pembuatan, teknologi, hingga kecepatan yang bisa dijangkau.

Baca juga: Syarat Mendapatkan Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung Gratis 3 Bulan

Mengutip berbagai sumber, ini lima perbedaan kereta cepat China dan Jepang:

1. Sejarah
Jepang lebih dahulu memiliki kereta cepat dibanding China, bahkan Jepang disebut-sebut sebagai pelopor kereta cepat di dunia. Pada tahun 1964 Negeri Sakura sudah membangun kereta cepatnya. Pada tahun 1965 kereta cepat di Jepang beroperasi dengan panjang rute 553 km. Sementara China baru mengoperasikan kereta cepatnya pada 2008 dengan panjang rute awal 1.077 km.

2. Panjang Rute
Mengingat wilayahnya yang sangat luas, China memiliki rute kereta cepat yang lebih panjang dari Jepang. China memiliki total panjang rute lebih dari 42. 000 km. Sementara rute kereta cepat Jepang hanya sepanjang 3.000 km.

5 Perbedaan Kereta Cepat China dan Jepang: Siapa Pemegang Rekor Paling Kilat?

Salah satu kereta cepat di Jepang. Foto/NBCnews

3. Desain Wajah
Bisa dibilang beberapa kereta cepat di Jepang memiliki desain yang sangat menonjol, ada juga yang mengatakannya ekstrem. Pasalnya, moncong kereta cepat Jepang lebih panjang. Sementara moncong kereta cepat China lebih "kalem".

4. Teknologi
Baik kereta Jepang dan China sama-sama menggunakan basis teknologi maglev (magnetic levitation). Namun kedua negara terus mengembangkan teknologi keteta cepat itu. Belum lama ini China telah meluncurkan kereta peluru berkecepatan tinggi teranyarnya, yang dirancang untuk dapat melaju di suhu yang sangat dingin dengan nama CR400AF-G. Kereta ini dapat beroperasi dengan kecepatan tinggi hingga 350 kilometer per jam, dan mampu beroperasi di suhu minus 40 derajat Celcius, dengan dioperasikan menggunakan listrik.

Sementara Jepang sukses menemukan sistem kendali dan rem otomatis yang ditingkatkan sehingga kereta bisa berhenti lebih cepat jika terjadi keadaan darurat. Jepang mampu menciptakan teknologi yang membuat kereta cepatnya mampu mengangkut penumpang dengan aman ketika terjadi gempa bumi.

Baca juga: Komandan Kodiklatad yang Sukses Jabat KSAD, Nomor 2 dan 3 Melesat Jadi Panglima TNI

5. Rekor Kecepatan
Kereta cepat di Jepang pernah mencatatkan rekor 603 km per jam saat uji coba di tahun 2015. Namun Jepang membatasi kecepatan keretanya pada angka 320 km per jam. Di China rekor kecepatan yang ditempuh kereta cepatnya adalah 486 km per jam pada 2010. Kini kecepatan maksimum diibatasi pada 350 km per jam. Namun China juga pernah mengklaim bahwa kecepatan keretanya bisa menembus 600 km per jam. Bahkan China kini dikabarkan tengah menyiapkan uji coba kereta super cepatnya (ultra high speed maglev train) yang bisa bisa menembus 1.000 km per jam.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Rekomendasi
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Cukup Baca 4 Buku Setahun,...
Cukup Baca 4 Buku Setahun, Risiko Stres dan Depresi Bisa Turun Signifikan
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Tips MotionTrade: Lindungi...
Tips MotionTrade: Lindungi Data Pribadi Anda dari Ancaman Sniffing di Era Investasi Digital
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Infografis
5 Olahraga yang Bikin...
5 Olahraga yang Bikin Umur Panjang dan Paling Mudah Dilakukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved