Harta Kakak Beradik Ini Tembus Rp773 Triliun, Siapa Paling Kaya?

Senin, 10 Juli 2023 - 13:07 WIB
loading...
Harta Kakak Beradik...
Perbandingan harta kekayaan kakak beradik Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Harta kekayaan kakak beradik Hartono bersaudara mencapai USD51 miliar atau setara Rp773 triliun. Mereka kembali menduduki peringkat pertama orang terkaya di Indonesia.

Sepanjang 2021, jumlah kekayaan keduanya terus meningkat. Namun, jika dirinci, harta kekayaan R Budi Hartono dan kakaknya Michael Bambang Hartono ternyata tidaklah sama. Perbandingan kekayaan Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono, lantas siapa yang paling kaya?

Mengutip Forbes Real Time Billionaires, Sabtu (8/7/2023), Hartono bersaudara masuk ke dalam 65 orang terkaya di dunia. Robert Hartono ternyata lebih kaya dibandingkan sang kakak.

Baca Juga: Perbandingan Kekayaan Low Tuck Kwong dan Hartono Bersaudara, Siapa Paling Tajir di RI?

Robert Budi Hartono kini menempati posisi ke-59 orang terkaya di dunia. Ia memiliki kekayaan sebanyak 26,1 miliar dolar atau setara dengan Rp 395,72 triliun. Sementara itu, Michael Bambang Hartono di urutan ke 63 dalam daftar orang terkaya di dunia. Ia tercatat mempunyai harta mencapai 24,9 miliar dolar AS atau jika dirupiahkan mencapai Rp 377,52 triliun.

Sumber kekayaan mereka tidak hanya berasal dari satu bisnis tunggal saja. Keduanya mendulang pundi-pundi rupiah yang berasal dari berbagai bisnis yang mereka jalankan. Baik Robert Budi Hartono maupun Michael Bambang Hartono dikenal sebagai pemilik Djarum. Perusahaan tersebut saat ini tengah membawahi berbagai lini bisnis melalui Djarum Group.

Djarum sendiri merupakan sebuah perusahaan rokok asal Indonesia yang didirikan oleh Oei Wie Gwan, yang tak lain adalah ayah dari kedua konglomerat tersebut. Salah satu anak perusahaan dibawah naungan Djarum Group yaitu Bank Swasta terbesar di Indonesia saat ini, yakni Bank Central Asia (BCA).

Mereka berhasil mengakuisisi BCA dari kepemilikan Sudono Salim saat krisis moneter pada tahun 1998 lalu. Orang terkaya di Indonesia itu masih memiliki banyak bisnis yang dinaungi dalam payung Djarum Group. Grand Indonesia yang dikelola PT Grand Indonesia merupakan salah satu unit bisnis Hartono bersaudara.

Baca Juga: Sumber Kekayaan Hartono Bersaudara, Konglomerat Berharta Rp660 Triliun

Selain itu, ada bisnis lain yang dikelola kakak adik ini, yaitu bisnis elektronik dengan merek Polytron. Merek tersebut kini sudah memproduksi banyak produk elektronik seperti AC, kulkas, televisi hingga handphone.

Kemudian, keduanya juga mempunyai perkebunan kelapa sawit yang sangat luas. Hartono bersaudara ini diketahui memiliki 65.000 hektare (ha) lahan sawit yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Mereka juga kini diketahui telah menambah anak bisnisnya di bidang e-commerce Global Digital Niaga dan Media Kaskus. Kedua bidang tersebut ditempatkan oleh Hartono bersaudara di bawah naungan Ventures Global Digital Prima.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BCA Pertahankan Predikat...
BCA Pertahankan Predikat Bank Terbaik Indonesia versi Forbes 2026
Nasabah BCA Kini Bisa...
Nasabah BCA Kini Bisa Transaksi Menggunakan QRIS di China
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Produk Tenun Pewarna Alami Pameran di Belanda
Kredit BCA Tumbuh 5,6%...
Kredit BCA Tumbuh 5,6% Capai Rp994 Triliun di Kuartal I-2026
Direksi Borong Saham...
Direksi Borong Saham BBCA, Sinyal Rebound di Tengah Gejolak Pasar
Program Genera-Z Berbakti...
Program Genera-Z Berbakti Kembali Digelar, Ajak Mahasiswa Kembangkan Desa Wisata
Kolaborasi BCA Digital...
Kolaborasi BCA Digital dan Prodia Digital Dorong Inovasi Pembayaran Kesehatan
Profil Como 1907, Klub...
Profil Como 1907, Klub Milik Djarum yang Lolos ke Liga Champions Eropa Musim Depan
BCA Berbagi Ilmu Ajak...
BCA Berbagi Ilmu Ajak Mahasiswa Untirta Ubah Kegagalan Jadi Peluang
Rekomendasi
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Berita Terkini
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Infografis
Biaya Perang Pakistan-India...
Biaya Perang Pakistan-India selama 4 Pekan, Siapa Paling Boncos?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved