Direksi Borong Saham BBCA, Sinyal Rebound di Tengah Gejolak Pasar

Sabtu, 18 April 2026 - 19:50 WIB
loading...
Direksi Borong Saham...
Jajaran direksi dan manajemen BCA agresif melakukan aksi beli saham perseroan di tengah fluktuasi pasar modal pada awal kuartal I-2026. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Jajaran direksi dan manajemen PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terpantau agresif melakukan aksi beli saham perseroan di tengah fluktuasi pasar modal pada awal kuartal I-2026. Langkah strategis buy on weakness ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemegang kebijakan internal memiliki kepercayaan tinggi terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang bank swasta terbesar di Indonesia tersebut.

"Saat ini saham BBCA diperdagangkan di kisaran PER sekitar 15 kali, jauh lebih murah dibanding bank digital seperti ARTO yang memiliki PER sekitar 64 kali. Fenomena ini menunjukkan adanya kondisi 'salah harga' di mana pasar memberikan diskon besar pada saham yang memiliki fundamental kokoh," ujar pengamat pasar modal, Rendy Yefta seperti dikutip Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga: IHSG Hari Ini Dibuka Naik Tipis ke 7.663, Ada 365 Saham Menghijau

Aksi akumulasi saham ini melibatkan dana pribadi para petinggi BCA dengan nilai mencapai miliaran rupiah. Hendra Lembong tercatat menambah kepemilikan secara masif dengan transaksi senilai Rp7,93 miliar, disusul oleh Wakil Presiden Direktur John Kosasih yang mengeksekusi pembelian senilai Rp4,37 miliar pada Maret 2026. Langkah serupa juga diambil Vera Eve Lim yang mengeluarkan dana segar sebesar Rp3,84 miliar untuk mempertebal portofolionya.

Tidak ketinggalan, jajaran direktur lainnya seperti Santoso membukukan nilai transaksi Rp3,46 miliar dan Lianawaty Suwono memborong 300.000 unit saham senilai Rp2,1 miliar pada akhir Januari lalu.



Sementara itu, Managing Director Frenkie Candra Kusuma dilaporkan telah mengakumulasi saham senilai Rp2,87 miliar sejak periode tahun sebelumnya. Aksi serentak ini mempertegas pandangan bahwa harga saat ini dianggap sebagai peluang investasi yang sangat menarik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Raih 3 Penghargaan Ketenagakerjaan,...
Raih 3 Penghargaan Ketenagakerjaan, BCA Tempat Kerja Terbaik di Asia, 8 Tahun Berturut-turut
Kolaborasi BCA Digital...
Kolaborasi BCA Digital dan Prodia Digital Dorong Inovasi Pembayaran Kesehatan
BCA Berbagi Ilmu Ajak...
BCA Berbagi Ilmu Ajak Mahasiswa Untirta Ubah Kegagalan Jadi Peluang
Rekomendasi
Aljazair dan Austria...
Aljazair dan Austria Lolos Dramatis usai Bermain Imbang 3-3 di Laga Penuh Drama
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Latsarmil KDMP setelah 5 Peserta Meninggal
Berita Terkini
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved