Industri Air Minum Dalam Kemasan Diprediksi Tumbuh 3-4% pada Semester I 2023

Senin, 10 Juli 2023 - 16:21 WIB
loading...
Industri Air Minum Dalam...
Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (Aspadin) memperkirakan industri air minum dalam kemasan (AMDK) akan mencapai pertumbuhan di kisaran 3-4% pada Semester I 2023. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan ( Aspadin ) memperkirakan industri air minum dalam kemasan (AMDK) akan mencapai pertumbuhan di kisaran 3-4% pada Semester I 2023. Hingga akhir tahun ini produksi AMDK , bahkan bisa mencapai lebih dari 30 miliar liter.

“Perkiraan saya untuk Semester I 2023 ini pertumbuhan sekitar 3 sampai 4 persen. Kalau proyeksi tahun ini, kita bahkan bisa tumbuh hingga sekitar 6 persen,” ujar Ketua Umum Aspadin, Rachmat Hidayat di Jakarta, Senin (10/7/2023).

Baca Juga: Industri Air Minum Kemasan Diminta Terbuka Dukung Aturan BPA

Dia mengatakan, sejak status pandemi berangsur dicabut sejak tahun lalu, penjualan AMDK bergerak naik signifikan. Masyarakat diperbolehkan lagi melakukan kegiatan di luar rumah serta berkumpul. Sejak itu menurutnya, konsumsi AMDK terutama yang kemasan botol serta cup perlahan naik signifikan.

“Harapan kita, kalau situasi dan kondisi serta kebijakan pemerintah tetap kondusif, hingga akhir tahun ini produksi AMDK bisa mencapai lebih dari 30 miliar liter. Investasi baru ataupun perluasan investasi di AMDK juga sudah mulai tumbuh Kembali,” katanya.

Baca Juga: Soal Galon Isi Ulang Palsu, YLKI Minta Produsen Gencar Edukasi

Kenaikan penjualan AMDK ini dirasakan para agen AMDK dan toko-toko grosir sembako yang juga menjual AMDK. Erik, pemilik agen AMDK berbagai merek baik kemasan gelas, botol, dan galon di Bekasi, mengaku mengalami kenaikan penjualan AMDK sekitar 4-5% dari Januari hingga Juni tahun ini.

“Penjualan AMDK mulai naik lagi terutama untuk kemasan gelas dan botol. Kalau kemasan galon dari dulu memang mengalami kenaikan signifikan,” ujarnya.

Hal serupa dialami Anton, agen AMDK di wilayah Tangsel. Menurutnya, penjualan AMDK di tempatnya naik sekitar 4% pada Semester I tahun ini. “Saya hanya menjual galon guna ulang saja. Hingga Juni tahun ini, penjualan saya kira-kira ada kenaikan sebesar 4 persen,” tukasnya.

Sementara itu Muhamad Royan, pemilik toko grosir dan eceran AMDK galon guna ulang di daerah Karang Tengah Ciledug, juga mengatakan, ada kenaikan penjualan AMDK sekitar 3-4% selama 6 bulan tahun ini. “Penjualan AMDK kita sekitar 3-4 persen dari Januari sampai Juni 2023 ini,” tuturnya.

Kristiono, agen AMDK galon di daerah Ciangsana, Bogor juga menyampaikan, hal yang sama. Menurutnya, penjualan AMDK di tempatnya mengalami kenaikan sekitar 4% pada medio tahun ini. “Ada kenaikan sekitar 4 persenan,” ungkapnya.

Begitu juga pemilik toko grosir dan eceran AMDK di daerah Cisalak Depok, Ucok Batubara mengatakan, ada kenaikan penjualan AMDK sekitar 3 persenan di tokonya. “Kenaikan tetap ada, cuma baru sekitar 3 persenan,” tukasnya.

Rachmat menambahkan, AMDK merupakan industri yang terus bertumbuh dan menyerap lebih dari 40.000 tenaga kerja langsung dan ratusan ribu dengan multiplier effectnya.

Dia melanjutkan, AMDK merupakan bagian dari industri pengolahan, khususnya makanan dan minuman (mamin) dan merupakan salah satu industri utama penunjang Produk Domestik Bruto (PDB) yang cukup besar. Pada 2022 lalu, industri mamin menyumbang 6,23% pada PDB.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut peluang bisnis air minum dalam kemasan (AMDK) masih besar. Laju pertumbuhan industri minuman, khususnya air minum dalam kemasan terus meningkat.

Diperkirakan pertumbuhan industri makanan dan minuman (mamin) yang di dalamnya terdapat AMDK, akan tetap tumbuh. Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Edy Sutopo mengatakan, kontribusi industri mamin termasuk AMDK terhadap PDB industri pengolahan non-migas tergolong tinggi, termasuk nilai ekspor dan serapan investasinya baik PMA maupun PMDN.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amdatara dan Badan Geologi...
Amdatara dan Badan Geologi Perkuat Sinergi untuk Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan
Perkuat Konsolidasi...
Perkuat Konsolidasi Industri AMDK dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan
Industri AMDK di Antara...
Industri AMDK di Antara Tekanan Energi dan Logistik, Menunggu Keberpihakan Negara
Di Tengah Gaya Hidup...
Di Tengah Gaya Hidup Dinamis, Crystalin Perkenalkan Solusi Hidrasi Praktis
Klarifikasi Danone Soal...
Klarifikasi Danone Soal Isu Visual Balita pada Kemasan Produk Air Minum
GAPMMI Dukung Langkah...
GAPMMI Dukung Langkah Menperin Amankan Bahan Baku Kemasan
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Negara Sediakan Air Layak Minum untuk Masyarakat
Dewas Amdatara Sebut...
Dewas Amdatara Sebut AMDK Terjamin dan Aman Dikonsumsi
Rekomendasi
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Berita Terkini
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Infografis
4 Manfaat Mengawali...
4 Manfaat Mengawali Buka Puasa dengan Minum Air Mineral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved