Kemenhub Bocorkan Perilaku Pemda Bangun Transportasi: Bisanya cuma Minta Duit
Selasa, 11 Juli 2023 - 17:11 WIB
loading...
Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hendro Sugiatno. Foto/HeriPurnomo/MPI
A
A
A
JAKARTA - Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hendro Sugiatno mengungkap, pembangunan infrastruktur transportasi publik yang baik masih menemui masalah klasik, yakni anggaran. Terutama anggaran di pemerintah daerah.
Baca juga: Tarif LRT Jabodebek Sudah Ditetapkan, Segini Besarannya!
Hendro mengatakan, belakangan ini banyak pemerintah daerah (pemda) yang meminta anggaran untuk memperbaiki transportasi publik di daerahnya.
"Tiap hari ada pemda yang datang ke Dirjen Perhubungan Darat. Hari ini dari Pemda Aceh. Semuanya ingin membangun transportasi, tapi semuanya ingin minta anggaran dari pusat untuk membangun transportasi daerahnya," katanya dalam Forum Diskusi Transportasi Publik yang diselenggarakan Instran di Jakarta, Selasa (11/7/2023).
Hendro mengatakan bahwa kebanyakan pemda yang datang ke kantornya untuk meminta anggaran. Ketika ditanya terkait cara proyek tersebut berjalan untuk 5 sampai 20 tahun ke depan, tidak ada yang bisa menjabarkannya.
"Jadi senengnya hanya minta (anggaran) tapi konsepnya mana nggak ada satu pun yang bisa menujukkan tentang konsep membangun transportasi di daerahnya," kata Hendro.
Bahkan kata Hendro, Kementerian Perhubungan telah memberikan sejumlah bus kepada pemda di tahun 2004. Aka tetapi saat ini tidak ada satu pun daerah yang mampu mengurusnya.
Baca juga: Tarif LRT Jabodebek Sudah Ditetapkan, Segini Besarannya!
Hendro mengatakan, belakangan ini banyak pemerintah daerah (pemda) yang meminta anggaran untuk memperbaiki transportasi publik di daerahnya.
"Tiap hari ada pemda yang datang ke Dirjen Perhubungan Darat. Hari ini dari Pemda Aceh. Semuanya ingin membangun transportasi, tapi semuanya ingin minta anggaran dari pusat untuk membangun transportasi daerahnya," katanya dalam Forum Diskusi Transportasi Publik yang diselenggarakan Instran di Jakarta, Selasa (11/7/2023).
Hendro mengatakan bahwa kebanyakan pemda yang datang ke kantornya untuk meminta anggaran. Ketika ditanya terkait cara proyek tersebut berjalan untuk 5 sampai 20 tahun ke depan, tidak ada yang bisa menjabarkannya.
"Jadi senengnya hanya minta (anggaran) tapi konsepnya mana nggak ada satu pun yang bisa menujukkan tentang konsep membangun transportasi di daerahnya," kata Hendro.
Bahkan kata Hendro, Kementerian Perhubungan telah memberikan sejumlah bus kepada pemda di tahun 2004. Aka tetapi saat ini tidak ada satu pun daerah yang mampu mengurusnya.
Lihat Juga :