Siap-siap! Rusia Bakal Genjot Produksi Lithium dan Rare Earth
Rabu, 12 Juli 2023 - 05:46 WIB
loading...
A
A
A
Disampaikan juga oleh Manturov bahwa Rusia memiliki deposit lithium yang sangat besar. Ia turut mengungkapkan rencana ekstraksi mineral di beberapa deposit di Krai Zabaikalsky, Timur Jauh Rusia tahun ini.
"Kami memiliki kapasitas yang diperlukan untuk pemrosesan lithium di beberapa pabrik. Total volume produksi lithium akan sepenuhnya menutupi permintaan domestik pada tahun 2025 dan pada tahun 2030 secara bersamaan akan memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor," beber Wakil PM Rusia.
Pada bulan April, kepala departemen metalurgi Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Rusia, Vladislav Vasiliyev mengumumkan, rencana untuk meluncurkan produksi pertama bahan baku lithium pada tahun 2026.
"Jika kita mencapai kapasitas penuh dalam waktu tiga tahun, kita tidak hanya akan mandiri impor, tapi juga akan memiliki volume produksi berlebih," katanya.
Permintaan untuk Lithium di seluruh dunia diproyeksi bakal meningkat seiring penggunaan dalam pembuatan baterai yang menjadi vital bagi sebagian besar elektronik konsumen dan kendaraan listrik. Selain itu lithium dianggap sebagai "pilar untuk ekonomi bebas bahan bakar fosil" oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, karena diharapkan dapat menjadi cara utama untuk menyimpan energi di jaringan listrik bersih di masa depan.
"Kami memiliki kapasitas yang diperlukan untuk pemrosesan lithium di beberapa pabrik. Total volume produksi lithium akan sepenuhnya menutupi permintaan domestik pada tahun 2025 dan pada tahun 2030 secara bersamaan akan memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor," beber Wakil PM Rusia.
Pada bulan April, kepala departemen metalurgi Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Rusia, Vladislav Vasiliyev mengumumkan, rencana untuk meluncurkan produksi pertama bahan baku lithium pada tahun 2026.
"Jika kita mencapai kapasitas penuh dalam waktu tiga tahun, kita tidak hanya akan mandiri impor, tapi juga akan memiliki volume produksi berlebih," katanya.
Permintaan untuk Lithium di seluruh dunia diproyeksi bakal meningkat seiring penggunaan dalam pembuatan baterai yang menjadi vital bagi sebagian besar elektronik konsumen dan kendaraan listrik. Selain itu lithium dianggap sebagai "pilar untuk ekonomi bebas bahan bakar fosil" oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, karena diharapkan dapat menjadi cara utama untuk menyimpan energi di jaringan listrik bersih di masa depan.
(akr)
Lihat Juga :