Kelangkaan Obat Kanker, AS Izinkan Impor dari China
Rabu, 12 Juli 2023 - 10:29 WIB
loading...
Amerika Serikat (AS) kelangkaan obat kanker. FOTO/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Kekurangan obat kanker yang memburuk tahun ini di AS merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat. Tidak ada perbaikan yang mudah. Upaya kolaborasi bersama antar pemangku kepentingan diperlukan untuk mengantisipasi kelangkaan obat-obatan.
Melansir Forbes, kekurangan obat di AS telah menjadi masalah kronis selama beberapa dekade dengan lonjakan siklus setiap sepuluh tahun. Komite Senat Urusan Keamanan Dalam Negeri dan Pemerintahan melaporkan, antara tahun 2001 dan 2011 jumlah kekurangan obat baru berkisar antara 58 tahun 2004 hingga 267 pada 2011.
Tren kekurangan obat yang baru dilaporkan menurun dari tahun 2018 hingga 2021, tetapi kemudian naik lagi menjadi 160 pada 2022. Pada kuartal pertama tahun ini menandai puncak lain dalam siklus tersebut dengan 301 kelangkaan aktif pada awal April.
Baca Juga: Iran: Angkatan Laut AS Bantu Penyelundup Bahan Bakar Minyak
Situasi ini lebih buruk dibandingkan tahun 2011, baik dalam hal jumlah obat maupun dampaknya terhadap pasien. Pada awal Juli tahun ini, terdapat 15 obat onkologi yang masuk dalam daftar kekurangan obat resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Food and Drug Administration/FDA).
Melansir Forbes, kekurangan obat di AS telah menjadi masalah kronis selama beberapa dekade dengan lonjakan siklus setiap sepuluh tahun. Komite Senat Urusan Keamanan Dalam Negeri dan Pemerintahan melaporkan, antara tahun 2001 dan 2011 jumlah kekurangan obat baru berkisar antara 58 tahun 2004 hingga 267 pada 2011.
Tren kekurangan obat yang baru dilaporkan menurun dari tahun 2018 hingga 2021, tetapi kemudian naik lagi menjadi 160 pada 2022. Pada kuartal pertama tahun ini menandai puncak lain dalam siklus tersebut dengan 301 kelangkaan aktif pada awal April.
Baca Juga: Iran: Angkatan Laut AS Bantu Penyelundup Bahan Bakar Minyak
Situasi ini lebih buruk dibandingkan tahun 2011, baik dalam hal jumlah obat maupun dampaknya terhadap pasien. Pada awal Juli tahun ini, terdapat 15 obat onkologi yang masuk dalam daftar kekurangan obat resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Food and Drug Administration/FDA).
Lihat Juga :