50 Ekonomi Terbesar di Dunia Tahun 2023, Indonesia Urutan Berapa?

Kamis, 13 Juli 2023 - 10:22 WIB
loading...
A A A
Spanyol adalah kekuatan ekonomi di Eropa dengan PDB sebesar USD1,4 triliun. Namun pertumbuhan ekonomi negara itu kemungkinan akan menurun dari 5,5% pada tahun 2022 menjadi sekitar 1% di 2023.

Investor yakin ekonomi Spanyol akan segera pulih karena belum terpukul separah beberapa negara Eropa lainnya akibat perang Rusia melawan Ukraina. Hal itu lantaran karena fokus Spanyol pada produksi khusus dan kurang bergantung pada ekonomi Ukraina dan Rusia.

14. Meksiko

PDB: USD1,41 triliun

Meksiko diperkirakan menjadi ekonomi terbesar ketujuh di dunia pada tahun 2050 oleh PwC. Negara Amerika Selatan itu saat ini memiliki PDB mendekati USD1,5 triliun.

Meksiko punya pengaruh besar di Amerika Utara dan merupakan salah satu eksportir terbesar di kawasan Amerika Latin. Sektor pariwisata berkembang pesat di negara ini, dengan lebih dari 18 juta wisatawan berbondong-bondong ke Meksiko pada tahun 2022.

13. Korea Selatan

PDB: USD1,65 triliun

Korea Selatan merupakan ekonomi terbesar keempat di Asia berdasarkan PDB nominal dan di antara pasar negara berkembang yang tumbuh paling cepat di dunia.

Korea Selatan mencatatkan tingkat pertumbuhan PDB 2,6% pada tahun 2022, yang diperkirakan akan menurun pada tahun 2023 menjadi 1,6% karena resesi di AS dan UE, dan perlambatan industri elektronik. Tahun lalu, Korea Selatan memiliki PDB sebesar USD1,65 triliun.

12. Australia

PDB: USD1,7 triliun

Australia mengalami pertumbuhan PDB paling lambat dalam lebih dari satu setengah tahun pada kuartal pertama tahun 2023. PDB hanya naik 0,2% karena inflasi dan suku bunga yang tinggi memengaruhi belanja konsumen.

Awal tahun ini, KPMG juga telah memperkirakan ekonomi Australia berjalan pelan-pelan pada tahun 2023, tetapi masih jauh dari resesi. Terlepas dari tantangannya, Australia adalah salah satu ekonomi terbesar di dunia, dan Dolar Australia menjadi salah satu mata uang utama di wilayah Asia-Pasifik.

11. Brasil

PDB: USD1,92 triliun

Brasil berada di peringkat ke -11 dalam daftar 50 ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2023. Ukuran ekonomi Brasil mendekati angka USD2 triliun. Mengingat besarnya potensi sumber daya yang dimiliki serta populasinya yang besar, negara Amerika Selatan ini siap untuk pertumbuhan ekonomi lebih lanjut di tahun-tahun mendatang.

PwC memproyeksikan Brasil menjadi ekonomi terbesar kelima di dunia pada tahun 2050.

10. Italia

PDB: USD2 triliun

Italia berada di urutan kesepuluh di antara ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2023, dengan PDB sebesar USD2 triliun. Perekonomian Italia diyakini tumbuh sebesar 3,9% tahun itu karena peningkatan permintaan domestik untuk barang dan jasa. Bangkitnya kembali pariwisata pascapandemi juga telah memberikan dorongan bagi perekonomian.

9. Kanada

PDB: USD2,1 triliun

Kanada memiliki ekonomi yang sangat maju dengan PDB sebesar USD2,1 triliun pada tahun 2022. Ekspor utama negara tersebut adalah emas, kayu, dan minyak mentah.

75% perdagangannya adalah dengan tetangga selatan mereka, Amerika Serikat. Mata uang Kanada atau Dolar Kanada, adalah mata uang ketujuh yang paling banyak diperdagangkan di dunia dengan volume perdagangan valas harian lebih dari USD460 miliar.

8. Rusia

PDB: USD2,2 triliun

Rusia mempunyai sumber daya minyak dan gas alam yang sangat besar, karena itu meskipun mengalami tekanan di tengah invasi ke Ukraina. Rusia tetap berhasil tetap berada dalam daftar sepuluh ekonomi terbesar dunia pada tahun 2023.

Namun tahun 2022 adalah tahun terburuk bagi ekonomi Rusia, dengan PDB turun 2,1% karena sanksi Barat setelah perang di Ukraina. Prospek ekonomi negara pada tahun 2023 juga masih suram.

7. Prancis

PDB: USD2,7 triliun

Dengan PDB sebesar USD2,7 triliun pada tahun 2022, Prancis menempati peringkat ketujuh ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2023. Sebagian besar pertumbuhan PDB 2,6% tahun lalu didorong oleh efek carryover yang substansial dari tahun 2021.

Harga energi yang tinggi menyebabkan ekonomi melambat pada paruh kedua tahun ini dan diperkirakan juga akan tetap lemah di 2023. Tingkat pertumbuhan PDB Prancis diproyeksikan untuk tahun ini berada di angka 0,7% .

6. Inggris Raya

PDB: USD3,1 triliun

Inggris adalah ekonomi terbesar kedua di Eropa, dengan ukuran PDB di atas USD3 triliun pada tahun 2022. Namun, saat ini negara tersebut sedang menghadapi salah satu krisis energi dan biaya hidup terburuk.

Ketidakstabilan politik, dimana ada tiga perdana menteri berbeda menjabat pada tahun 2022 tidak membantu memberikan kepercayaan publik dan investor yang sangat penting untuk menstabilkan ekonomi.

5. India

PDB: USD3,4 triliun

India pada tahun 2023, berada di urutan kelima di antara ekonomi terbesar di dunia dengan PDB sebesar USD3,4 triliun. Mereka adalah negara terkuat di Asia Selatan, dan dengan cepat mengejar untuk bersaing dengan China atas supremasi Asia.

Karena itu meskipun India mungkin memiliki salah satu PDB nominal tertinggi di dunia, PDB per kapitanya sangat rendah dengan sebagian besar penduduknya hidup dalam garis kemiskinan yang parah.

4. Jerman

PDB: USD4 triliun

Jerman telah lama menyandang status sebagai ekonomi paling kuat di Eropa. Mereka juga merupakan negara ekspor terbesar ketiga di dunia. Hampir 70% dari PDB USD4 triliun pada tahun 2022 disumbangkan oleh sektor jasa, menurut sebuah laporan di KPGM. PDB negara itu diperkirakan akan tumbuh sebesar 0,4% pada tahun 2023.

3. Jepang

PDB: USD4,2 triliun

Jepang adalah ekonomi terkuat kedua di Asia dan peringkat ketiga di antara ekonomi terbesar dunia bila melihat PDB nominal pada tahun 2023. Pada tahun 2022, negara tersebut memiliki output sebesar USD4,2 triliun.

Ekspor utama Jepang meliputi mobil dan peralatan elektronik. PDB negara ini tumbuh sebesar 2,7% pada kuartal pertama tahun 2023 – lebih tinggi dari tingkat pertumbuhan yang diharapkan sebesar 1,9% yang diproyeksikan pada awal tahun.

2. China

PDB: USD18,1 triliun

Kebangkitan ekonomi China yang mencengangkan dalam tiga dekade terakhir telah memberinya status sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia. IMF menilai ekonomi China sebesar USD18,1 triliun pada tahun 2022 dalam hal PDB nominal.

OECD telah mengangkat proyeksi pertumbuhan ekonomi China dari 4,6% menjadi 5,3% untuk tahun 2023. Yuan China adalah mata uang terkuat kelima di dunia, memegang 3% saham sebagai mata uang cadangan global.

Setidaknya delapan negara telah memulai atau sedang mempertimbangkan untuk berdagang dengan China dalam mata uang yuan sebagai pengganti Dolar AS.

1. Amerika Serikat

PDB: USD25,4 triliun

Amerika Serikat (AS) duduk di posisi puncak sebagai negara dengan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2023. AS memiliki PDB lebih dari USD25 triliun pada tahun 2022 – terhitung hampir 24% dari output global.

Amerika juga merupakan rumah bagi beberapa perusahaan terbesar di dunia, seperti Apple Inc. (NASDAQ: AAPL), Microsoft Corporation (NASDAQ: MSFT), dan Lockheed Martin Corporation (NYSE: LMT).

Beberapa negara bagian AS memiliki PDB yang lebih tinggi daripada banyak negara terbesar di dunia. California misalnya, dengan PDB USD3,5 triliun, mendekati angka India dan Jerman.

Kekuatan kunci lain dari Amerika Serikat adalah mata uangnya. Dolar AS adalah mata uang cadangan yang mendominasi dunia. 59% dari semua cadangan devisa di bank sentral di seluruh dunia dipertahankan dalam greenback. Juga menyumbang hampir 85% dari semua perdagangan forex dengan volume harian USD6,6 triliun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Rekomendasi
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
10 Paspor Terkuat di...
10 Paspor Terkuat di Dunia pada 2026, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved