2024 Ganti Presiden, Wamen BUMN Buka-bukaan Soal Target Proyek Tol Trans Sumatera

Jum'at, 14 Juli 2023 - 17:55 WIB
loading...
2024 Ganti Presiden,...
Wamen BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo buka-bukaan soal pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang masih harus dilanjutkan oleh pemerintah selanjutnya setelah 2024. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri atau Wamen BUMN II , Kartika Wirjoatmodjo menilai, pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) harus berlanjut, meski akan ada pergantian Presiden di 2024. Lelaki yang akrab disapa Tiko itu mengatakan ada empat tahap dalam pembangunan Tol Trans Sumatera.

Baca Juga: INA Sasar Investor Asing Garap Tol Trans Jawa dan Sumatra

Saat ini melalui PT Hutama Karya (Persero) masih mengerjakan tahap satu dan dua untuk beberapa ruas. Sementara tahap tiga dan empat perlu dilanjutkan pemerintah berikutnya.

"Tentunya kita berharap bahwa di pemerintahan berikutnya kita akan melanjutkan tahap tiga dan tahap empat," ungkap Tiko, dikutip Jumat (14/7/2023).

Baca Juga: Siap-siap, Tarif 4 Ruas Tol Trans Sumatera Bakal Naik Tahun Ini

Dia memperkirakan seluruh ruas Tol Trans Sumatera akan rampung dalam empat hingga lima tahun mendatang. Sehingga, proyek strategi nasional (PSN) di sektor infrastruktur ini perlu dilanjutkan.

"Sehingga nantinya seluruh rencana jalan trans Sumatera baik di sisi tulangnya maupun di sisi sirip-siripnya semua bisa diselesaikan dalam waktu empat sampai lima tahun ke depan," ucapnya.

Pembangunan konektivitas di Sumatera melalui JTTS, lanjut Tiko, menumbuhkan geliat ekonomi di pulau paling Barat di Indonesia ini. Pasalnya, keberadaan jalur moda transportasi massal menciptakan pusat-pusat ekonomi baru.

"Kita sudah bisa melihat dengan data bahwa dengan terjadinya Trans Sumatera ini telah banyak pusat-pusat ekonomi baru dan traffic terus meningkat," paparnya.

Adapun pembangunan tahap satu dan dua JTTS menelan anggaran yang nilainya fantastis. Bahkan, Hutama Karya masih membutuhkan dana negara berupa Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp30 triliun.

PMN senilai Rp30 triliun belum termasuk pembangunan tahap tiga dan empat JTTS. "Kalau itu kan tahap tiga dan empat, itu belum dihitung, kalau tahap satu dan dua yang sudah dihitung kita masih butuh PMN mungkin sekitar Rp30 triliun lagi," tutur dia.

Menurutnya, sumber pendanaan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera tidak melulu menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang dikonversi menjadi PMN. Tiko memastikan, pendanaan atas pengerjaan tahap tiga dan empat JTTS bisa melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atau availability payment (AP).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Pembebasan Lahan Tol...
Pembebasan Lahan Tol Trans Sumatera Dikebut, HK Gandeng Kejagung
Jalan Tol di Provinsi...
Jalan Tol di Provinsi Riau Ditargetkan Bertambah 30 Km Tahun Ini
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Pembangunan Dermaga...
Pembangunan Dermaga dan Fasilitas Ekspor Terbesar Asia Tenggara di Tuban Rampung
Terbaru! Ini Daftar...
Terbaru! Ini Daftar 10 Tol Fungsional untuk Mudik Lebaran 2026
Bantuan Sembako hingga...
Bantuan Sembako hingga Alat Berat Dikirim Hutama Karya ke Wilayah Terdampak Banjir Sumbar
Rekomendasi
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Catat Sejarah, Berikut...
Catat Sejarah, Berikut Hadiah Juara Piala Presiden 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved