PT PP-Adhi Karya Kantongi Kontrak Rp8,1 Triliun dari 2 Proyek di Filipina

Minggu, 16 Juli 2023 - 18:00 WIB
loading...
PT PP-Adhi Karya Kantongi...
PT PP (Persero) Tbk bersama dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk mendapat kontrak baru untuk 2 proyek di Filipina. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk bersama dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) memenangi tender dua paket proyek North-South Commuter Railway di Filipina. Penandatangan perjanjian kerja sama pembangunan kedua paket proyek tersebut diteken pada Kamis (13/7) lalu di Istana Malacanang, Manila, Filipina.

Baca Juga: Erick Thohir Beberkan Progres Terbaru Konsolidasi BUMN Karya

Kedua paket proyek yang dimenangkan oleh BUMN tersebut terdiri dari paket CP S-01 untuk pengerjaan railway sepanjang 1,2 kilometer dan CP S-03C untuk pengerjaan railway sepanjang 5,8 kilometer. Paket CP S-01 memiliki ruang lingkup pekerjaan terdiri dari pekerjaan bangunan dan teknik sipil untuk struktur viaduk Kereta Api sepanjang kurang lebih 1,2 kilometer, termasuk satu stasiun layang di Blumentritt. Paket C S-01 memiliki nilai kontrak sekitar Rp3,1 triliun dengan masa pelaksanaan selama empat tahun.

Sementara itu, Paket CP S-03C memiliki ruang lingkup pekerjaan yang terdiri dari pekerjaan bangunan dan teknik sipil untuk struktur viaduk Kereta Api sepanjang kurang lebih 5,8 kilometer termasuk pembangunan dua stasiun layang di Bicutan dan Sucat. Paket C S-03C memiliki nilai kontrak sekitar Rp5 triliun dengan masa pelaksanaan selama 5,5 tahun.

Baca Juga: Sebut Berbahaya, Pakar Rusia Tegur Seruan Serangan Nuklir Preemptive

"Dalam pembangunan proyek tersebut PTPP membentuk joint venture dengan ADHI di mana PT PP mendapatkan porsi pekerjaan sebesar 49%. Perolehan kedua paket proyek tersebut telah menambah nilai kontrak baru PTPP di bulan Juni untuk Paket CP S-01 dan di bulan Juli untuk Paket CP S-03C," ujar Direktur Utama PT PP Novel Arsyad dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (16/7/2023).

Perolehan kontrak baru ini, tegas Novel, memberikan semangat baru bagi perseroan untuk berkarya kembali di luar negeri. Novel berharap, dengan ditunjuknya BUMN Indonesia dalam pembangunan proyek di Filipina akan meningkatkan dan memperkuat kerja sama bilateral antarkedua negara. "Berbekal pengalaman dan kualitas pekerjaan yang dimiliki oleh PT PP, kami yakin dapat menyelesaikan pekerjaan pembangunan sesuai dengan waktu yang telah ditargetkan dengan kualitas terbaik," ujar Novel.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
PTPP Raih Proyek Jembatan...
PTPP Raih Proyek Jembatan Pulau Laut Rp1,02 T, Perkuat Konektivitas Kalimantan Selatan
Awal Tahun Gemilang,...
Awal Tahun Gemilang, PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp3,87 Triliun
Sebelum Merger, PTPP...
Sebelum Merger, PTPP Fokus Restrukturisasi dan Penguatan Bisnis Konstruksi
Perkuat Momentum Awal...
Perkuat Momentum Awal Tahun, PTPP Raih Kontrak Baru Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026
PTPP Perkuat Transformasi...
PTPP Perkuat Transformasi dan Fundamental Keuangan di Tengah Dinamika Industri
Pembongkaran Tiang Monorel...
Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak di Jalan HR Rasuna Said Bakal Dilanjutkan ke Kawasan Senayan
Tok! Tiang Monorel Mangkrak...
Tok! Tiang Monorel Mangkrak Dibongkar Pemprov DKI Jakarta Hari ini
Pramono Ultimatum Adhi...
Pramono Ultimatum Adhi Karya Bongkar Tiang Monorel di Rasuna Said dalam Sebulan
Rekomendasi
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Daftar 25 Pemain Timnas...
Daftar 25 Pemain Timnas Indonesia U-17 Jelang Lawan Malaysia
Uruguay Tersingkir,...
Uruguay Tersingkir, Spanyol Juara Grup C dan Tembus Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved