Perkuat Mitigasi Risiko, WSBP Terus Incar Proyek Non-Group
Selasa, 18 Juli 2023 - 16:29 WIB
loading...
A
A
A
"Lalu melakukan stress test terhadap financial modelling perusahaan secara berkala dengan tetap mempertimbangkan kembali terhadap konteks organisasi terkini, pencapaian kinerja RKAP dan Corporate Risk Profile," tambah Fandy.
Terkait proyek baru non-Waskita Group di sisa tahun ini, perseoran menargetkan 61% dari total target nilai kontrak baru (NKB) sebesar Rp3,8 triliun. Hingga Mei kemarin WSBP mencatatkan kontrak non-Waskita sebesar 66% dari total kontrak yang diraih perseroan.
"WSBP terus memperkuat jaringan pemasaran untuk meningkatkan pangsa pasar proyek non-Waskita Group guna mengurangi ketergantungan WSBP pada satu sumber pendapatan," tegas Fandy.
Selain diversifikasi portofolio pelanggan, WSBP juga sangat selektif dalam mengambil pesanan atau mengikuti proyek baru. Manajemen WSBP melakukan due diligence yang komprehensif mengenai kemampuan finansial calon pelanggan. Langkah ini diambil dalam rangka memitigasi timbulnya risiko gagal bayar dari pelanggan kepada WSBP sehingga berdampak pada kondisi keuangan perusahaan.
“WSBP berupaya meminimalisasi piutang tak tertagih dari pelanggan. Kini kami meningkatkan kehati-hatian dalam melaksanakan proyek baru, kami analisa kelayakan proyek dan kemampuan bayar dari calon pelanggan,”tambahnya.
Terkait proyek baru non-Waskita Group di sisa tahun ini, perseoran menargetkan 61% dari total target nilai kontrak baru (NKB) sebesar Rp3,8 triliun. Hingga Mei kemarin WSBP mencatatkan kontrak non-Waskita sebesar 66% dari total kontrak yang diraih perseroan.
"WSBP terus memperkuat jaringan pemasaran untuk meningkatkan pangsa pasar proyek non-Waskita Group guna mengurangi ketergantungan WSBP pada satu sumber pendapatan," tegas Fandy.
Selain diversifikasi portofolio pelanggan, WSBP juga sangat selektif dalam mengambil pesanan atau mengikuti proyek baru. Manajemen WSBP melakukan due diligence yang komprehensif mengenai kemampuan finansial calon pelanggan. Langkah ini diambil dalam rangka memitigasi timbulnya risiko gagal bayar dari pelanggan kepada WSBP sehingga berdampak pada kondisi keuangan perusahaan.
“WSBP berupaya meminimalisasi piutang tak tertagih dari pelanggan. Kini kami meningkatkan kehati-hatian dalam melaksanakan proyek baru, kami analisa kelayakan proyek dan kemampuan bayar dari calon pelanggan,”tambahnya.
Lihat Juga :