Tanggapi Kritikan Doyan Ngutang, Sri Mulyani: Anda Ketinggalan Kereta
Kamis, 20 Juli 2023 - 16:03 WIB
loading...
Sri Mulyani respons kritikan terhadap dirinya. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menanggapi pandangan atau kritikan yang menyebut bahwa dirinya sebagai Menkeu suka 'ngutang'. Menurut Sri Mulyani, pandangan seperti itu sejatinya keliru.
Baca juga: Sri Mulyani Sebut Raut Wajah Menkeu se-G20 Tak Ada yang Gembira, Kok Bisa?
"Jadi kalau di ruangan ini ada yang ngomong 'wah Bu Menkeu ini ngutang melulu', Anda sudah ketinggalan kereta jauh banget," ungkap Sri dalam IDE Conference 2023 di Jakarta, Kamis (20/7/2023).
Dia mengatakan bahwa saat ini semua sedang berbicara mengenai banyaknya pilihan instrumen dalam menghadapi tantangan yang makin kompleks. Kendati demikian, Sri menegaskan bahwa dia tidak ugal-ugalan dalam manajemen utang .
"Tidak berarti kita sloppy atau ugal-ugalan, karena itu kita hati-hati sekali," ungkap Sri.
Dia menyebut, bahwa selain menghadapi masalah demografi, Indonesia juga menghadapi tantangan perubahan iklim. Teknologi digital akan menjadi salah satu instrumen yang akan membentuk masa depan.
"Banyak sekali negara yang sudah invest di bidang digital technology, apalagi kalau sekarang dibahasnya itu artificial intelligence (AI). Ini adalah masa-masa awal dari exponential development dari teknologi digital," tambah Sri.
Baca juga: Sri Mulyani Sebut Raut Wajah Menkeu se-G20 Tak Ada yang Gembira, Kok Bisa?
"Jadi kalau di ruangan ini ada yang ngomong 'wah Bu Menkeu ini ngutang melulu', Anda sudah ketinggalan kereta jauh banget," ungkap Sri dalam IDE Conference 2023 di Jakarta, Kamis (20/7/2023).
Dia mengatakan bahwa saat ini semua sedang berbicara mengenai banyaknya pilihan instrumen dalam menghadapi tantangan yang makin kompleks. Kendati demikian, Sri menegaskan bahwa dia tidak ugal-ugalan dalam manajemen utang .
"Tidak berarti kita sloppy atau ugal-ugalan, karena itu kita hati-hati sekali," ungkap Sri.
Dia menyebut, bahwa selain menghadapi masalah demografi, Indonesia juga menghadapi tantangan perubahan iklim. Teknologi digital akan menjadi salah satu instrumen yang akan membentuk masa depan.
"Banyak sekali negara yang sudah invest di bidang digital technology, apalagi kalau sekarang dibahasnya itu artificial intelligence (AI). Ini adalah masa-masa awal dari exponential development dari teknologi digital," tambah Sri.
Lihat Juga :