Lewat RS Apung, BPJS Kesehatan Tingkatkan Layanan di Daerah Terpencil
Jum'at, 21 Juli 2023 - 08:51 WIB
loading...
A
A
A
“Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang berkolaborasi dalam mendukung Program JKN. Hal ini sudah direncanakan sejak lama, karena semua peserta harusnya mendapatkan haknya sebagai peserta JKN," tutur Lily
Ia juga mengatakan, namun jika dilihat banyak masyarakat yang berada di wilayah terpencil, sehingga kesulitan dalam mengkases pelayanan kesehatan terbatas. Kami pun berpikir untuk mendatangkan kemudahan akses layanan kesehatan, sehingga dapat diimplementasikan kegiatan hari ini. Hal ini tentu akan kami evaluasi dan tinjau terus untuk memaksimalkan peningkatan layanan JKN untuk masyarakat.
Saat ini BPJS Kesehatan mengedepankan Transformasi Mutu Layanan di seluruh tingkat layanan, baik pelayanan di kantor cabang maupun pelayanan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
“Hal ini dilakukan untuk memenuhi harapan peserta akan mutu layanan yang mudah, cepat, dan setara. Mudah dengan menunjukkan KTP sudah bisa dilayani, cepat dengan pelayanan cepat termasuk dengan implementasi antrean online, setara dengan tidak adanya perbedaan atau diskriminasi antara peserta JKN dengan pasien umum,” tutur Lily.
Dengan kerja sama ini, diharapkan dapat tercipta akses layanan kesehatan di daerah terpencil yang belum memiliki fasilitas kesehatan. Selain itu untuk meningkatkan pemerataan derajat kesehatan masyarakat di Indonesia, sampai ke daerah-daerah yang belum terjangkau oleh fasilitas kesehatan.
Ketua Yayasan Dokter Peduli, Tutuk Utomo Nuradhy menyambut baik kerja sama ini. Ia mengatakan bahwa hal ini sejalan dengan tujuan didirikannya yayasan tersebut, untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat di daerah terpencil, yang memiliki kesulitan akses, sebagai wujud rasa nasionalisme pendiri Yayasan Dokter Peduli.
“Dalam pelayanan medis ini terdiri dari 19 tim yang dipimpin dan dikoordinir oleh satu dokter yang dibantu tiga orang relawan dokter spesialis (bedah, anastesi dan obgyn). Selain itu ada dokter spesialis lain, dokter umum, apoteker, analis laboratorium, dan tenaga kesehatan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa kami berusaha memberikan pelayanan kesehatan, serta dukungan stakeholder yang berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Tutuk.
Ia juga mengatakan, namun jika dilihat banyak masyarakat yang berada di wilayah terpencil, sehingga kesulitan dalam mengkases pelayanan kesehatan terbatas. Kami pun berpikir untuk mendatangkan kemudahan akses layanan kesehatan, sehingga dapat diimplementasikan kegiatan hari ini. Hal ini tentu akan kami evaluasi dan tinjau terus untuk memaksimalkan peningkatan layanan JKN untuk masyarakat.
Saat ini BPJS Kesehatan mengedepankan Transformasi Mutu Layanan di seluruh tingkat layanan, baik pelayanan di kantor cabang maupun pelayanan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
“Hal ini dilakukan untuk memenuhi harapan peserta akan mutu layanan yang mudah, cepat, dan setara. Mudah dengan menunjukkan KTP sudah bisa dilayani, cepat dengan pelayanan cepat termasuk dengan implementasi antrean online, setara dengan tidak adanya perbedaan atau diskriminasi antara peserta JKN dengan pasien umum,” tutur Lily.
Dengan kerja sama ini, diharapkan dapat tercipta akses layanan kesehatan di daerah terpencil yang belum memiliki fasilitas kesehatan. Selain itu untuk meningkatkan pemerataan derajat kesehatan masyarakat di Indonesia, sampai ke daerah-daerah yang belum terjangkau oleh fasilitas kesehatan.
Ketua Yayasan Dokter Peduli, Tutuk Utomo Nuradhy menyambut baik kerja sama ini. Ia mengatakan bahwa hal ini sejalan dengan tujuan didirikannya yayasan tersebut, untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat di daerah terpencil, yang memiliki kesulitan akses, sebagai wujud rasa nasionalisme pendiri Yayasan Dokter Peduli.
“Dalam pelayanan medis ini terdiri dari 19 tim yang dipimpin dan dikoordinir oleh satu dokter yang dibantu tiga orang relawan dokter spesialis (bedah, anastesi dan obgyn). Selain itu ada dokter spesialis lain, dokter umum, apoteker, analis laboratorium, dan tenaga kesehatan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa kami berusaha memberikan pelayanan kesehatan, serta dukungan stakeholder yang berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Tutuk.
Lihat Juga :