Hore! Petani, Pedagang Bakso, hingga Ojol Bisa Cicil Rumah tanpa lewat Bank
Sabtu, 22 Juli 2023 - 07:29 WIB
loading...
Pemerintah menyiapkan produk pembiayaan perumahan untuk pekerja informal. Foto/PUPR
A
A
A
JAKARTA - Komisioner BP Tapera , Adi Setianto, mengatakan saat ini pihaknya tengah menggodok skema pembiayaan perumahan yang bisa diakses oleh para pekerja informal . Aturan tersebut ditargetkan rampung setidaknya pada Agustus mendatang.
Baca juga: Punya Potensi Besar, BTN Perkuat Kredit ke Pekerja Sektor Informal
Adi mengatakan kepesertaan BP Tapera yang sebelumnya hanya mencakup PNS dan pekerja formal, nantinya akan diperluas dan merambah masyarakat yang tidak mempunyai penghasilan tetap atau masih belum terjangkau oleh perbankan.
"Pekerja yang itu informal kita koordinasi dengan agregator seperti asosiasinya, supaya mudah. Tukang potong rambut, gojek, pedagang bakso itu ada asosiasi, pedagang di pasar, seperti itu bisa daftar," kata Adi dalam media briefing di kantor Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur (DJPI), Kementerian PUPR, Jumat (21/7/2023).
Lebih lanjut Adi menjelaskan langkah tersebut merupakan upaya untuk menekan angka backlog yang saat ini jumlahnya tembus 12,7 juta. Sehingga masyarakat yang belum punya akses ke lembaga keuangan formal seperti perbankan bisa tetap membeli rumah lewat BP Tapera.
Baca juga: Punya Potensi Besar, BTN Perkuat Kredit ke Pekerja Sektor Informal
Adi mengatakan kepesertaan BP Tapera yang sebelumnya hanya mencakup PNS dan pekerja formal, nantinya akan diperluas dan merambah masyarakat yang tidak mempunyai penghasilan tetap atau masih belum terjangkau oleh perbankan.
"Pekerja yang itu informal kita koordinasi dengan agregator seperti asosiasinya, supaya mudah. Tukang potong rambut, gojek, pedagang bakso itu ada asosiasi, pedagang di pasar, seperti itu bisa daftar," kata Adi dalam media briefing di kantor Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur (DJPI), Kementerian PUPR, Jumat (21/7/2023).
Lebih lanjut Adi menjelaskan langkah tersebut merupakan upaya untuk menekan angka backlog yang saat ini jumlahnya tembus 12,7 juta. Sehingga masyarakat yang belum punya akses ke lembaga keuangan formal seperti perbankan bisa tetap membeli rumah lewat BP Tapera.
Lihat Juga :