Pekerja Migran Indonesia di Hongkong Lebih Berani, BNI Jaring Lewat Agen Digital
Selasa, 28 Juli 2020 - 14:39 WIB
loading...
A
A
A
“Ada ciri khas para PMI di Hongkong, mereka itu sangat reaktif sangat responsif. Misalnya kita ada acara, tanpa disuruh mereka langsung bertanya, mereka lebih berani, lebih ekspresif. Ini yang berusaha kami salurkan. Kami undang mereka, kami jadikan mereka bagian dari BNI, jadi relawan,” jelasnya.
(Baca Juga: BNI International Remittance Siap Jadi Pilihan 7 Juta Diaspora RI )
Sampai Juni 2020, terdapat 67.000 rekening di BNI KCLN Hongkong. Dalam sebulan, pembukaan rekening baru di BNI KCLN Hongkong mencapai lebih dari 1.000 rekaning, dan pertahun bisa mencapai, 15 ribuan rekening baru. Semasa pandemic Covid-19 ini BNI KCLN Hongkong banyak menerima pembukaan rekening baru.
Dimasa Covid-19 ini juga BNI KCLN Hongkong harus bekerja ekstra saat hari sabtu dan minggu untuk membantu mengatur antrian di ATM BNI KCLN Hongkong. Pemerintah Hongkong memberlakukan kebijakan sangat ketat dengan hanya memperbolehkan berkumpul maksimal sebanyak 4 orang. Antrean panjang di ATM BNI Hongkong ini karena ATM BNI KCLN Hongkong sama dengan di Indonesia.
“ATM dan mobile banking BNI Hongkong sama persis dengan yang ada di Jakarta, artinya kalo mereka transfer sesama BNI itu gratis, dan ke bank lain sekitar Rp 6.500 atau 3 dolar Hongkong. Bandingkan jika mereka transfer lewat remiten di Hongkong itu biayanya bisa sampai 30 hingga 35 dolar Hongkong,” pungkasnya.
(Baca Juga: BNI International Remittance Siap Jadi Pilihan 7 Juta Diaspora RI )
Sampai Juni 2020, terdapat 67.000 rekening di BNI KCLN Hongkong. Dalam sebulan, pembukaan rekening baru di BNI KCLN Hongkong mencapai lebih dari 1.000 rekaning, dan pertahun bisa mencapai, 15 ribuan rekening baru. Semasa pandemic Covid-19 ini BNI KCLN Hongkong banyak menerima pembukaan rekening baru.
Dimasa Covid-19 ini juga BNI KCLN Hongkong harus bekerja ekstra saat hari sabtu dan minggu untuk membantu mengatur antrian di ATM BNI KCLN Hongkong. Pemerintah Hongkong memberlakukan kebijakan sangat ketat dengan hanya memperbolehkan berkumpul maksimal sebanyak 4 orang. Antrean panjang di ATM BNI Hongkong ini karena ATM BNI KCLN Hongkong sama dengan di Indonesia.
“ATM dan mobile banking BNI Hongkong sama persis dengan yang ada di Jakarta, artinya kalo mereka transfer sesama BNI itu gratis, dan ke bank lain sekitar Rp 6.500 atau 3 dolar Hongkong. Bandingkan jika mereka transfer lewat remiten di Hongkong itu biayanya bisa sampai 30 hingga 35 dolar Hongkong,” pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :