Diidamkan WNI, Singapura adalah Negeri Sempit tanpa Harta Karun tapi Kaya Raya
Sabtu, 22 Juli 2023 - 13:30 WIB
loading...
A
A
A
Beda dengan Indonesia, luas, banyak harta karun, dan rada tak peduli dengan lingkungan. Sepanjang bisa mendatangkan uang triliunan, pengedukan harta karun di Indonesia sah-sah saja dilakukan.
Meski sempit dan penduduknya sedikit, tanpa harta karun pula, namun Singapura adalah "raja" di kawasan ASEAN. Mengutip data Bank Dunia, PDB per kapita Singapura USD82.807 pada 2022. Bandingkan dengan Indonesia yang pendapatan per kapitanya hanya USD4.788. Pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata semua penduduk di suatu negara.
Cadangan Devisa Singapura dilaporkan sebesar USD317,2 miliar pada Juni 2023. Sementara cadangan devisa Indonesia "cuman" USD137,5 miliar, tak sampai separuh Singapura. Lantas dari mana semua "kekayaan" Singapura itu berasal.
Tak lain dan tak bukan adalah letaknya yang strategis. Berada di lalu lintas perdagangan dunia, Singapura merupakan salah satu negara yang menjadi tempat singgah kapal-kapal perdagangan. Makanya, salah satu pelabuhan di negara itu menjadi yang terpadat di dunia.
Dari sini Singapura kemudian mengembangkan negaranya menjadi "pasar" antara pembeli dan penjual dari berbagai belahan dunia. Singapura juga kemudian mengembangkan ekonominya dengan menjadi eksportir produk-produk yang dibeli dari negara lain.
Untuk bisa menarik sejumlah perusahaan dunia mendirikan kantor di negaranya, Singapura memberikan sejumlah insentif, salah satunya insetif pajak. Singapura termasuk negara suaka pajak dunia karena menawarkan beberapa keringanan pajak, seperti tarif pajak perusahaan dan pajak pribadi golongan teratas yang relatif lebih rendah.
Meski sempit dan penduduknya sedikit, tanpa harta karun pula, namun Singapura adalah "raja" di kawasan ASEAN. Mengutip data Bank Dunia, PDB per kapita Singapura USD82.807 pada 2022. Bandingkan dengan Indonesia yang pendapatan per kapitanya hanya USD4.788. Pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata semua penduduk di suatu negara.
Cadangan Devisa Singapura dilaporkan sebesar USD317,2 miliar pada Juni 2023. Sementara cadangan devisa Indonesia "cuman" USD137,5 miliar, tak sampai separuh Singapura. Lantas dari mana semua "kekayaan" Singapura itu berasal.
Tak lain dan tak bukan adalah letaknya yang strategis. Berada di lalu lintas perdagangan dunia, Singapura merupakan salah satu negara yang menjadi tempat singgah kapal-kapal perdagangan. Makanya, salah satu pelabuhan di negara itu menjadi yang terpadat di dunia.
Dari sini Singapura kemudian mengembangkan negaranya menjadi "pasar" antara pembeli dan penjual dari berbagai belahan dunia. Singapura juga kemudian mengembangkan ekonominya dengan menjadi eksportir produk-produk yang dibeli dari negara lain.
Untuk bisa menarik sejumlah perusahaan dunia mendirikan kantor di negaranya, Singapura memberikan sejumlah insentif, salah satunya insetif pajak. Singapura termasuk negara suaka pajak dunia karena menawarkan beberapa keringanan pajak, seperti tarif pajak perusahaan dan pajak pribadi golongan teratas yang relatif lebih rendah.
Lihat Juga :