Nicke Curhat Ditelepon Erick Thohir Gara-gara Masalah Ini
Selasa, 25 Juli 2023 - 17:16 WIB
loading...
Dirut Pertamina Nicke Widyawati ditelepon Menteri BUMN Erick Thohir terkait gas elpiji 3 kg. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengaku telah dihubungi oleh Menteri BUMN Erick Thohir soal kelangkaan gas elpiji 3 kg di beberapa daerah. Dikatakan Nicke, panggilan Erick itu pasca-Menteri BUMN melakukan kunjungan kerja bersama Presiden Jokowi ke beberapa wilayah di Indonesia yang kemudian diketahui mengalami kesulitan gas elpiji, seperti di wilayah Banyuwangi hingga Malang, Jawa Timur.
Baca juga: Diisukan Bakal Digeser Ahok, Begini Kata Dirut Pertamina Nicke
"Mengenai ini (kelangkaan elpiji 3 kg), kemarin Bapak Presiden kan ada kunjungan di Malang beserta Menteri BUMN. Dengan adanya laporan dari masyarakat di sana, Pak Menteri tadi telepon saya," jelas Nicke ketika ditemui dalam acara IPA Convex 2023 di ICE BSD, Tangerang, Selasa (25/7/2023).
Nicke pun mengungkapkan, apabila dilihat dari kuota yang ditetapkan pemerintah untuk gas melon ini sejatinya sama dengan tahun lalu. Namun diakuinya pada Juli ini memang ada peningkatan konsumsi sebesar 2% sebagai dampak dari adanya libur panjang beberapa waktu lalu seperti Hari Raya Iduladha dan Tahun Baru Hijriyah.
"Setiap hari libur, terjadi peningkatan konsumsi, sehingga terjadi peningkatan di atas rata-rata harian. Ini perlu kita recovery dari sisi penyediaan, suplai, atau distribusinya," tutur Nicke.
Baca juga: Diisukan Bakal Digeser Ahok, Begini Kata Dirut Pertamina Nicke
"Mengenai ini (kelangkaan elpiji 3 kg), kemarin Bapak Presiden kan ada kunjungan di Malang beserta Menteri BUMN. Dengan adanya laporan dari masyarakat di sana, Pak Menteri tadi telepon saya," jelas Nicke ketika ditemui dalam acara IPA Convex 2023 di ICE BSD, Tangerang, Selasa (25/7/2023).
Nicke pun mengungkapkan, apabila dilihat dari kuota yang ditetapkan pemerintah untuk gas melon ini sejatinya sama dengan tahun lalu. Namun diakuinya pada Juli ini memang ada peningkatan konsumsi sebesar 2% sebagai dampak dari adanya libur panjang beberapa waktu lalu seperti Hari Raya Iduladha dan Tahun Baru Hijriyah.
"Setiap hari libur, terjadi peningkatan konsumsi, sehingga terjadi peningkatan di atas rata-rata harian. Ini perlu kita recovery dari sisi penyediaan, suplai, atau distribusinya," tutur Nicke.
Lihat Juga :