Pertamina Tajak Perdana Sumur Minyak Non Konvensional Blok Rokan
Kamis, 27 Juli 2023 - 18:46 WIB
loading...
A
A
A
“Ke depan, kami berharap Pertamina dan investor hulu migas lainnya, dapat lebih agresif melakukan studi mengenai MNK karena potensinya masih besar, kami akan memberikan dukungan penuh bagi investasi di sektor MNK sehingga dapat mendukung peningkatan produksi migas nasional," ujarnya.
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menambahkan, tajak sumur MNK ini merupakan upaya baru untuk membuka peluang di Wilayah Kerja Rokan guna mendukung produksi minyak dan gas nasional.
“Pertamina berkomitmen dalam upaya menopang energi nasional, termasuk dalam pencapaian target 1 juta barel minyak pada tahun 2030. Salah satu upayanya yakni dengan melakukan studi dan inovasi terkait sumber daya & cadangan minyak dan gas bumi yang ada di Indonesia” katanya.
![Pertamina Tajak Perdana Sumur Minyak Non Konvensional Blok Rokan]()
Menteri ESDM Arifin Tasrif menekan bel, (dari kiri ke kanan), Dirut Pertamina Rokan Chalid Said Salim, Dirjen Migas Tutuka Ariadji, Gubernur Riau Syamsuar, Dirut Pertamina Nicke Widyawati, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, dan Dirut Pertamina Hulu Energi Wiko Migantoro saat Peresmian Tajak Sumur Gulamo Eksplorasi Migas Non Konvensional di PHR Duri, Kamis (27/7/2023).
Sementara itu, Direktur Utama PHR Chalid Said Salim mengatakan, sumber daya MNK di WK Rokan berada di formasi pematang brown shale yakni batuan induk utama hidrokarbon yang ada di kawasan Sumatera bagian tengah, dan lower red bed yakni formasi bebatuan yang berada di bawah brown shale. Potensi ini berada pada kedalaman lebih dari 6.000 kaki.
“Di WK Rokan potensi MNK ini ada di wilayah sumur Gulamo, dengan rencana total kedalaman mencapai 8.559 kaki. Sumur ini merupakan salah satu dari dua sumur eksplorasi vertikal yang direncanakan oleh PT Pertamina Hulu Rokan sebagai operator wilayah kerja Rokan, bagi tahapan eksplorasi MNK Rokan,” ucapnya.
Rencananya operasi pengeboran sumur eksplorasi MNK Gulamo akan menggunakan rig PDSI #42.3/N1500-E berukuran besar dengan tenaga 1,500 horsepower (HP). Chalid menuturkan, sebagai pembanding, operasi eksplorasi dan eksploitasi migas konvensional di wilayah kerja Rokan umumnya menggunakan Rig 350 HP, 550 HP, 750 HP.
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menambahkan, tajak sumur MNK ini merupakan upaya baru untuk membuka peluang di Wilayah Kerja Rokan guna mendukung produksi minyak dan gas nasional.
“Pertamina berkomitmen dalam upaya menopang energi nasional, termasuk dalam pencapaian target 1 juta barel minyak pada tahun 2030. Salah satu upayanya yakni dengan melakukan studi dan inovasi terkait sumber daya & cadangan minyak dan gas bumi yang ada di Indonesia” katanya.

Menteri ESDM Arifin Tasrif menekan bel, (dari kiri ke kanan), Dirut Pertamina Rokan Chalid Said Salim, Dirjen Migas Tutuka Ariadji, Gubernur Riau Syamsuar, Dirut Pertamina Nicke Widyawati, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, dan Dirut Pertamina Hulu Energi Wiko Migantoro saat Peresmian Tajak Sumur Gulamo Eksplorasi Migas Non Konvensional di PHR Duri, Kamis (27/7/2023).
Sementara itu, Direktur Utama PHR Chalid Said Salim mengatakan, sumber daya MNK di WK Rokan berada di formasi pematang brown shale yakni batuan induk utama hidrokarbon yang ada di kawasan Sumatera bagian tengah, dan lower red bed yakni formasi bebatuan yang berada di bawah brown shale. Potensi ini berada pada kedalaman lebih dari 6.000 kaki.
“Di WK Rokan potensi MNK ini ada di wilayah sumur Gulamo, dengan rencana total kedalaman mencapai 8.559 kaki. Sumur ini merupakan salah satu dari dua sumur eksplorasi vertikal yang direncanakan oleh PT Pertamina Hulu Rokan sebagai operator wilayah kerja Rokan, bagi tahapan eksplorasi MNK Rokan,” ucapnya.
Rencananya operasi pengeboran sumur eksplorasi MNK Gulamo akan menggunakan rig PDSI #42.3/N1500-E berukuran besar dengan tenaga 1,500 horsepower (HP). Chalid menuturkan, sebagai pembanding, operasi eksplorasi dan eksploitasi migas konvensional di wilayah kerja Rokan umumnya menggunakan Rig 350 HP, 550 HP, 750 HP.
Lihat Juga :