Pelarangan Ekspor Pasir Kuarsa Diminta Jangan Terburu-buru, Begini Alasannya
Jum'at, 28 Juli 2023 - 07:28 WIB
loading...
Himpunan Penambang Kuarsa Indonesia (HIPKI) meminta pemerintah tidak terburu-buru mengeluarkan kebijakan pelarangan ekspor pasir kuarsa, begini alasannya. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Himpunan Penambang Kuarsa Indonesia (HIPKI) meminta pemerintah tidak terburu-buru mengeluarkan kebijakan pelarangan ekspor pasir kuarsa . Sebab kebijakan pelarangan ekspor itu, hanya akan menguntungkan negara produsen pasir kuarsa lainnya yang selama ini terganggu pasarnya karena keberhasilan Indonesia menjadi pemain dunia dalam kurun waktu tiga tahun terkahir.
“Hati-hati. Jangan terburu-buru memutuskan pelarangan ekspor pasir kuarsa ini. Kenapa? Karena, Indonesia bukan produsen utama pasir kuarsa dunia. Jadi, kalau pelarangan ekspor ini dilakukan, ya negara produsen lain yang diuntungkan,” tegas Ketua Umum HIPKI, Ady Indra Pawennari, Kamis (27/7/2023).
Baca Juga: Investor China Berburu Kuarsa di Indonesia, HIPKI Ajak Bangun Smelter
Sebelumnya rencana menutup ekspor pasir silika alias pasir kuarsa dilontarkan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal alias BKPM Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Investasi, Jakarta, Jumat (21/7).
Sementara itu menurut Ady, produksi dan ekspor pasir kuarsa Indonesia sejauh ini hampir tidak berpengaruh pada perkembangan industri panel surya dunia saat ini. Karena, Indonesia baru melakukan ekspor pasir silika pada awal 2020. Sementara industri panel surya global sudah berkembang jauh sebelum itu.
Baca Juga: Pelaku Usaha Tambang Kuarsa Kini Punya Wadah Usai Hipki Terbentuk
“Hati-hati. Jangan terburu-buru memutuskan pelarangan ekspor pasir kuarsa ini. Kenapa? Karena, Indonesia bukan produsen utama pasir kuarsa dunia. Jadi, kalau pelarangan ekspor ini dilakukan, ya negara produsen lain yang diuntungkan,” tegas Ketua Umum HIPKI, Ady Indra Pawennari, Kamis (27/7/2023).
Baca Juga: Investor China Berburu Kuarsa di Indonesia, HIPKI Ajak Bangun Smelter
Sebelumnya rencana menutup ekspor pasir silika alias pasir kuarsa dilontarkan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal alias BKPM Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Investasi, Jakarta, Jumat (21/7).
Sementara itu menurut Ady, produksi dan ekspor pasir kuarsa Indonesia sejauh ini hampir tidak berpengaruh pada perkembangan industri panel surya dunia saat ini. Karena, Indonesia baru melakukan ekspor pasir silika pada awal 2020. Sementara industri panel surya global sudah berkembang jauh sebelum itu.
Baca Juga: Pelaku Usaha Tambang Kuarsa Kini Punya Wadah Usai Hipki Terbentuk
Lihat Juga :