Terapkan Program Keberlanjutan, Indofood Raih Penghargaan dari BPOM

Minggu, 30 Juli 2023 - 10:12 WIB
loading...
Terapkan Program Keberlanjutan,...
Indofood meraih Penghargaan Keberlanjutan Lingkungan Industri Farmasi dan Makanan dari BPOM. Penghargaan ini diberikan atas upaya Indofood menerapkan produksi berkelanjutan berwawasan lingkungan. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Grup Indofood berhasil meraih Penghargaan Keberlanjutan Lingkungan Industri Farmasi dan Makanan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Penghargaan ini diberikan atas upaya Grup Indofood menerapkan produksi berkelanjutan berwawasan lingkungan.

Grup Indofood meraih penghargaan Platinum untuk kategori Industri Pangan Olahan di kalangan perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Penghargaan diserahkan Kepala BPOM Penny K Lukito kepada Direktur Grup Indofood Taufik Wiraatmadja saat puncak acara Peringatan World Environment Day di Jakarta, Senin (17/7/2023).

Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan, industri farmasi dan makanan berperan sebagai garda terdepan dalam melindungi bumi dengan mengimplementasikan Sustainable Development Goals 2030 (SDGs).

“Ke depannya, pelaku industri diharapkan tidak hanya fokus pada penggunaan bahan baku dan energi yang efisien, tetapi juga giat mendorong prinsip reuse, reduce, dan recycle serta mengadopsi Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk menjaga lingkungan dan mendukung keberlanjutan,” kata Penny dalam siaran persnya, Minggu (30/7/2023).

Pada kesempatan itu digelar di forum dialog bertema Menuju Environmentally Sustainable Corporate Governance di Industri Obat dan Makanan. Perwakilan Grup Indofood Stefanus Indrayana mengapresiasi BPOM yang telah memprakarsai kegiatan ini.

Kegiatan ini bisa mendukung dan mendorong dunia industri dalam mengimplementasikan Produksi dan Konsumsi Berkelanjutan. ”Selaras dengan SDG’s 2030 yang terdiri dari 17 tujuan yang saling berkaitan dan global trend bisnis berkelanjutan dalam menerapkan prinsip ESG (environmental, social, and governance) yang telah menjadi tuntunan dunia,” ujarnya.

Indrayana, yang juga sebagai penanggap di forum tersebut menjelaskan, dalam mendukung program keberlanjutan beberapa langkah telah diterapkan Grup Indofood. Langkah tersebut mencakup penggunaan energi terbarukan, di mana sekitar 67% sumber energi berasal dari biomassa (cangkang) dan energi surya.

Selain itu, perusahaan juga melakukan efisiensi energi dengan mengimplementasikan Sistem Manajemen Energi ISO 50001 untuk menurunkan intensitas energi. Grup Indofood juga mengoptimalkan penggunaan air dengan teknologi Sea Water Reverse Osmosis guna mengurangi penggunaan air tanah (ground water) dan berupaya mengurangi emisi gas rumah kaca.

Selain itu, Grup Indofood telah mengimplementasikan prinsip pengelolaan limbah yang efisien melalui pendekatan reduce, reuse, dan recycle. Di samping itu juga melakukan upaya adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim, menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan seperti ISO 140001, Proper, industri hijau, dan ISPO serta memelihara keanekaragaman hayati.

Indrayana berharap adanya inisiatif regulator untuk menerapkan kebijakan best before daripada expiry date untuk mengurangi food waste. Selain itu, perusahaan yang menerapkan praktik industri hijau dan pengurangan emisi gas rumah kaca juga perlu diapresiasi pemerintah.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Konsolidasi...
Perkuat Konsolidasi Industri AMDK dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan
Ecosperity Week 2026...
Ecosperity Week 2026 di Singapura, Menko AHY Ungkap Kunci Ketahanan dan Infrastruktur Berkelanjutan Asia
PLN EPI Tanam 2.500...
PLN EPI Tanam 2.500 Cemara Udang untuk Lindungi Pesisir Lombok
Implementasi ESG, PLN...
Implementasi ESG, PLN EPI Bersihkan Sampah dan Lepas Ribuan Ikan di Ciliwung
Geopolitik Global Bergejolak,...
Geopolitik Global Bergejolak, GP Farmasi Indonesia Perkuat Ketahanan Industri Farmasi
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Satu-satunya Kawasan Industri Raih PROPER Hijau Keenam Kali
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Rekomendasi
Bukan Keriput, Ini Tanda...
Bukan Keriput, Ini Tanda Penuaan Wajah yang Mulai Muncul di Usia 35 Tahun
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Berita Terkini
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved