Kontribusi Ekonomi Indonesia Timur Ditargetkan Capai 28,5%, Bappenas: Arahnya Akan Beda

Minggu, 30 Juli 2023 - 15:12 WIB
loading...
Kontribusi Ekonomi Indonesia...
Menteri PPN atau Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa mengungkapkan, arah ekonomi Kawasan Timur Indonesia dalam 20 tahun ke depan yang ditargetkan bisa sebesar 28,5%. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/ Bappenas ) Suharso Monoarfa mengungkapkan, untuk mencapai Visi Indonesia Emas tahun 2045 , pemerintah menargetkan kontribusi ekonomi Kawasan Timur Indonesia sebesar 28,5%.

Baca Juga: Kepala Bappenas Sebut Indonesia Perlu Kembangkan Energi Nuklir

Suharso menjelaskan, bahwa kontribusi tersebut diharapkan melalui pemanfaatan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di Wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Serta potensi perikanan, perkebunan, kehutanan dan pertambangan di Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.

Adapun Suharso menyebutkan peran Kawasan Timur Indonesia dalam 20 tahun ke depan akan memiliki arah yang berbeda-beda. Baca Juga: Indonesia Luncurkan Peta Jalan Ekonomi Biru hingga 2045

"Pertama, Wilayah Bali dan Nusa Tenggara diarahkan sebagai superhub pariwisata dan ekonomi kreatif Nusantara bertaraf internasional, yang akan mendorong pengembangan industri pariwisata dan ekonomi kreatif ke Wilayah Timur Indonesia," kata Suharso dalam keterangannya, dikutip Minggu (30/7/2023).

Kedua, tambahnya, wilayah Maluku diarahkan sebagai hub kemaritiman Wilayah Timur Indonesia, dengan koridor ekonomi yang difokuskan sebagai hub ekonomi biru Timur Indonesia, melalui pendayagunaan sumber daya kelautan dengan tetap mengoptimalkan sumber daya lainnya berdasarkan prinsip berkelanjutan.

Kemudian ketiga, wilayah Kalimantan dalam 20 tahun ke depan diarahkan sebagai superhub ekonomi Nusantara, yang berpotensi menjadi pusat aglomerasi da mendorong terciptanya pemerataan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia.

Selanjutnya keempat, wilayah Sulawesi diarahkan sebagai penunjang ekonomi Ibu Kota Nusantara (IKN) dan industri berbasis SDA, yang berperan sebagai wilayah penyangga IKN dan pintu gerbang internasional Kawasan Timur Indonesia (KTI) melalui pengembangan industri hilirisasi mineral dan lumbung pangan nasional.

Kelima, pembangunan Wilayah Papua dalam 20 tahun ke depan diarahkan pada percepatan pembangunan Wilayah Papua menuju Papua Sehat, Cerdas, dan Produktif, untuk mewujudkan Papua mandiri, adil dan sejahtera.

"Hal ini sejalan dengan Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua (RIPPP) 2022-2041 yang telah ditetapkan melalui Peraturan Presiden No. 24 Tahun 2023," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Rekomendasi
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Berita Terkini
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved