Impor Bahan Baku Industri Bakal 'Dipaksa' Turun Mencapai 35%

Rabu, 29 Juli 2020 - 04:32 WIB
loading...
Impor Bahan Baku Industri...
Menperin Agus Gumiwang menargetkan penurunan impor bahan baku industri hingga 35% dan sudah memetakan industri prioritas yang akan didorong dalam rangka mengurangi ketergantungan impor. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang menargetkan, penurunan impor bahan baku industri hingga 35%. Hal itu ditargetkan tercapai di tahun 2022.

Menurutnya ada beberapa strategi untuk merealisasikan hal tersebut. Pihaknya sudah menyusun peta jalan atau roadmap-nya. Sebelum pandemi ini, Kemenperin sudah memetakan industri prioritas yang akan didorong dalam rangka mengurangi ketergantungan impor. Seperti elektronik, otomotif, kimia, tekstil, serta makanan dan minuman.

"Kami juga menambah dua sektor, yakni farmasi dan alat kesehatan (alkes) yang akan didorong untuk mengurangi ketergantungan bahan baku impor," ujar dia dalam dalam acara Mid-Year Economic Outlook 2020, Selasa (28/7).

(Baca Juga: Peluang Hilangkan Ketergantungan Impor di Tengah Tren Deglobalisasi )

Dia mengatakan, 88% impor dikontribusikan oleh industri pengolahan. Seperti industri mesin, industri kimia, industri logam, industri elektronika, industri makanan, industri peralatan listrik, industri tekstil, industri kendaraan bermotor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Arsari Tambang Bakal...
Arsari Tambang Bakal Bangun Pusat Riset Timah dan Logam Tanah Jarang di Bangka
Bea Cukai Respons Munculnya...
Bea Cukai Respons Munculnya Nama Dirjen Djaka Budi Utama dalam Dakwaan Kasus Suap Impor
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
Rekomendasi
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Berita Terkini
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Dukung Program 3 Juta...
Dukung Program 3 Juta Rumah, Infiniti Land dan UI Jalin Kolaborasi
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Infografis
Blinken: Iran Hampir...
Blinken: Iran Hampir Miliki Semua Bahan Baku Produksi Bom Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved