Dari Tekor, Chandra Asri Sukses Raih Cuan di Semester I
Senin, 31 Juli 2023 - 21:30 WIB
loading...
Chandra Asri sukses catat laba di semester I-2023. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) mencatatkan pendapatan bersih sebesar USD1.074,3 juta di semester I-2023, dengan posisi laba bersih sebesar USD0,3 juta. Perseroan menunjukkan kinerja yang terbilang tangguh untuk semester I.
Baca juga: Laba Bersih Naik 28%, Alfamart Kantongi Rp1,6 Triliun di Semester I-2023
Direktur SDM & Urusan Korporat Chandra Asri Petrochemical Suryandi mengatakan, Chandra Asri mencatatkan pendapatan bersih USD1.074,3 juta dan EBITDA positif sebesar USD95,3 juta, dibandingkan dengan EBITDA sebesar USD24,1 juta pada semester I-2022. Sementara laba bersih setelah pajak untuk semester pertama sejumlah USD0,3 juta, dibandingkan dengan rugi bersih USD64,7 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
“Kinerja perseroan yang tangguh juga terlihat dalam ketahanan finansial dan berhasil mempertahankan neraca yang kuat, serta mempunyai fleksibilitas dalam menjalankan strategi bisnisnya,” ujar Suryandi, dalam keterangan tertulis, Senin (31/7/2023).
Pada 30 Juni 2023, perseroan memiliki liquidity pool sebesar USD2,3 miliar yang terdiri dari kas dan setara kas sebesar USD923 juta, surat berharga USD954 juta, dan fasilitas committed revolving credit sebesar USD405 juta.
Baca juga: Laba Bersih Naik 28%, Alfamart Kantongi Rp1,6 Triliun di Semester I-2023
Direktur SDM & Urusan Korporat Chandra Asri Petrochemical Suryandi mengatakan, Chandra Asri mencatatkan pendapatan bersih USD1.074,3 juta dan EBITDA positif sebesar USD95,3 juta, dibandingkan dengan EBITDA sebesar USD24,1 juta pada semester I-2022. Sementara laba bersih setelah pajak untuk semester pertama sejumlah USD0,3 juta, dibandingkan dengan rugi bersih USD64,7 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
“Kinerja perseroan yang tangguh juga terlihat dalam ketahanan finansial dan berhasil mempertahankan neraca yang kuat, serta mempunyai fleksibilitas dalam menjalankan strategi bisnisnya,” ujar Suryandi, dalam keterangan tertulis, Senin (31/7/2023).
Pada 30 Juni 2023, perseroan memiliki liquidity pool sebesar USD2,3 miliar yang terdiri dari kas dan setara kas sebesar USD923 juta, surat berharga USD954 juta, dan fasilitas committed revolving credit sebesar USD405 juta.
Lihat Juga :