Konektivitas Tanpa Batas, Tol Trans Sumatera Mulai Dirasakan Masyarakat

Rabu, 29 Juli 2020 - 13:12 WIB
loading...
A A A
Sementara CEO Property Excellent & Advisory F Rach Suherman menilai, kawasan-kawasan ekonomi baru di sekitar JTTS bisa dikembangkan oleh Hutama Karya dengan menyinergiskan anak-anak usahanya. Misalnya dengan melakukan pengembangan kota baru. Apalagi, Hutama Karya memiliki anak usaha di sektor konstruksi dan properti. “Anak-anak usaha itu bisa dimaksimalkan sehingga bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi yang diinginkan. Tentu saja tetap memperhatikan demand masyarakat,” katanya.

Melalui penugasan pembangunan JTTS dari pemerintah, Hutama Karya memegang peranan penting untuk mewujudkan visi pemerintah dalam menyambung konektivitas antar wilayah khususnya di Pulau Sumatera. Pembangunan JTTS diharapkan dapat memangkas waktu tempuh dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sekitar ruas yang dilalui. (Baca juga: Bantah Baku Tembak, Hizbullah: Israel Ketakutan, Khawatir dan Gelisah)

Untuk mempercepat pembangunan JTTS, Hutama Karya melakukan amandemen PPJT meliputi tujuh ruas tol, yakni ruas Medan–Binjai (17 km), ruas Bakauheni–Terbanggi (140 km), ruas Pekanbaru–Dumai (131 km), ruas Kisaran–Tebing Tinggi (Indrapura–Kisaran) (47 km), ruas Sigli–Banda Aceh (73 km), ruas Pekanbaru–Padang (254 km), dan ruas Lubuk Linggau–Curup–Bengkulu (96 km).

Executive Vice President Divisi Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Muhammad Fauzan mengatakan, amandemen tersebut diharapkan membuat proses pembangunan JTTS lebih lancar sesuai rencana. Hutama Karya terus melakukan upaya terbaiknya dalam membangun ketujuh ruas yang saat ini telah mendapatkan penambahan alokasi dana talangan tanah pada 2020 tersebut.

Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun JTTS sepanjang 588 kilometer dan 5 ruas telah beroperasi. Saat proyek JTTS selesai, Hutama Karya akan menjadi operator jalan tol terbesar di Indonesia. Untuk mendukung proyek JTTS, pemerintah telah memberikan penjaminan atas utang Hutama Karya. Sebanyak 78% utang Hutama Karya digunakan untuk proyek JTTS.

Adapun pada 2020, Hutama Karya menargetkan penyelesaian pembangunan JTTS agar terus berlanjut untuk beberapa ruas prioritas. Saat ini industri konstruksi mempunyai peran strategis sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Langkah tepat dan cepat memanfaatkan peluang dan efisiensi kinerja perusahaan adalah kunci menghadapi persaingan lokal maupun global, baik dengan sesama BUMN, sektor swasta, maupun kontraktor asing. (Lihat videonya: Mengaku Bisa Gandakan Uang triliunan, Seorang Dukun di Malang Diciduk Polisi)

Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Budi Harto menilai JTTS memiliki peranan besar bagi perekonomian Sumatera. Tak hanya perekonomian sekitar, akan ada dampak positif terhadap keuangan Hutama Karya. Dia mencontohkan, pembangunan ruas tol Simpang Indralaya-Muara Enim akan menciptakan dampak ekonomi selama masa konsesi, yakni stimulus Rp429,97 miliar, output Rp985,47 miliar, nilai tambah Rp539,52 miliar, income Rp140,82 miliar, serta tenaga kerja sebanyak 124.779 orang per tahun.

Budi menegaskan, Hutama Karya terus melakukan dengan inovasi, sehingga pembangunan JTTS dapat terlaksana dengan baik. Hutama Karya juga menegaskan siap berkolaborasi dan menjalin kerja sama aktif dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan pemda yang wilayahnya dilintasi JTTS. (Anton C)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
Kinerja BUMN Menguat,...
Kinerja BUMN Menguat, Muncul Motor Pertumbuhan Baru
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Sucofindo Buka Lowongan...
Sucofindo Buka Lowongan Kerja 2026, Lulusan D3/S1 Berbagai Jurusan Merapat!
Rekomendasi
Raker IKKB Bahas Penguatan...
Raker IKKB Bahas Penguatan Kontribusi Organisasi dan Pelestarian Budaya
Duet Afgan dan Mahalini...
Duet Afgan dan Mahalini di Konser Retrospektif Bikin JICC Bergemuruh
Prancis Kebobolan 4...
Prancis Kebobolan 4 Gol dalam 35 Menit, Fans Minta Konate Diinvestigasi
Berita Terkini
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved