Menteri Basuki: Kesiapan Infrastruktur Selalu Ditanya Investor Saat Ingin Masuk ke Indonesia
Senin, 07 Agustus 2023 - 08:34 WIB
loading...
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, ketersediaan infrastruktur yang andal merupakan kunci utama dalam meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tinggi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, ketersediaan infrastruktur menjadi pertanyaan yang selalu dilontarkan para investor saat ingin menanamkan modalnya di Indonesia. Lantaran itu pembangunan masif infrastruktur menjadi kunci utamadalam meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tinggi.
Baca Juga: Mengenal Proyek PSN Andalan Jokowi Senilai Rp5.481 Triliun
Menurutnya terdapat dua peran utama infrastruktur, pertama infrastruktur sebagai sarana produksi dan penunjang pertumbuhan ekonomi, seperti jalan, jalan tol, energi, dan bendungan. Kedua, infrastruktur sebagai pemenuhan layanan dasar, seperti penyediaan air minum, jalan dan jembatan, perumahan, sanitasi, dan irigasi.
"Infrastruktur dasar sendiri merupakan modal penting untuk mendukung infrastruktur perekonomian," kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/8/2023).
Baca Juga: Menteri Basuki Ungkap Nasib Proyek Strategis Jokowi yang Tak Kelar di 2024
Menteri Basuki menyampaikan, kecepatan pembangunan infrastruktur sangat dibutuhkan untuk mengejar ketertinggalan indeks infrastruktur yang menjadi landasan bagi peningkatan perekonomian. Tidak hanya infrastruktur yang dibangun Kementerian PUPR, tetapi juga infrastruktur energi, transportasi, sumber daya air, perumahan serta teknologi informasi dan komunikasi. Dengan kata lain, infrastruktur yang semakin kompetitif menjadi kunci utama dalam menarik investasi ke Indonesia.
"Jadi kalau investor mau masuk Indonesia yang ditanya pasti kesiapan infrastruktur. Apakah ada transportasinya, ada listriknya, ada telekomunikasinya, ada airnya, ada konektivitasnya," sambung Menteri Basuki.
Baca Juga: Mengenal Proyek PSN Andalan Jokowi Senilai Rp5.481 Triliun
Menurutnya terdapat dua peran utama infrastruktur, pertama infrastruktur sebagai sarana produksi dan penunjang pertumbuhan ekonomi, seperti jalan, jalan tol, energi, dan bendungan. Kedua, infrastruktur sebagai pemenuhan layanan dasar, seperti penyediaan air minum, jalan dan jembatan, perumahan, sanitasi, dan irigasi.
"Infrastruktur dasar sendiri merupakan modal penting untuk mendukung infrastruktur perekonomian," kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/8/2023).
Baca Juga: Menteri Basuki Ungkap Nasib Proyek Strategis Jokowi yang Tak Kelar di 2024
Menteri Basuki menyampaikan, kecepatan pembangunan infrastruktur sangat dibutuhkan untuk mengejar ketertinggalan indeks infrastruktur yang menjadi landasan bagi peningkatan perekonomian. Tidak hanya infrastruktur yang dibangun Kementerian PUPR, tetapi juga infrastruktur energi, transportasi, sumber daya air, perumahan serta teknologi informasi dan komunikasi. Dengan kata lain, infrastruktur yang semakin kompetitif menjadi kunci utama dalam menarik investasi ke Indonesia.
"Jadi kalau investor mau masuk Indonesia yang ditanya pasti kesiapan infrastruktur. Apakah ada transportasinya, ada listriknya, ada telekomunikasinya, ada airnya, ada konektivitasnya," sambung Menteri Basuki.
Lihat Juga :