Raih Kontrak Rp600 Miliar, ASM Jamin Kelancaran Pembangunan PLTU Batang
Kamis, 07 November 2024 - 11:19 WIB
loading...
Anugerah Samudra Madanindo menjamin kelancaran pembangunan PLTU Batang untuk memperkuat pasokan energi. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Anugerah Samudra Madanindo (ASM) menjamin kelancaran pembangunan PLTU Batang untuk memperkuat pasokan energi yang andal dan berkelanjutan. Hal itu sebagai upaya perusahaan dalam mendukung pemerintah mencapai swasembada energi.
"ASM berperan penting pada sejumlah pekerjaan kritis yang berkontribusi langsung pada kelancaran konstruksi pembangkit, termasuk pekerjaan pengerukan dan pembersihan lumpur di jalur pipa bawah laut intake sepanjang 1,6 km dan outfall sepanjang 1,2 km," ujar Direktur Utama Anugerah Samudra Madanindo, Faris Muhammad Abdurrahim dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (7/11/2024).
Baca Juga: Gunakan Teknologi USC, PLTU Jawa 4 Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Menurut dia perusahaan juga menggarap sejumlah pekerjaan lainnya seperti pengerukan di dermaga sementara, konstruksi bangunan pelindung struktur (shore protection), pekerjaan penimbunan pipa, pengadaan material pasir dan batu, hingga survei batimetri untuk pemantauan elevasi dasar laut.
"Total nilai kontrak ASM di proyek ini mencapai nilai sekitar Rp600 miliar atau USD38,4 juta selama periode 2021 hingga 2024," imbuhnya.
"ASM berperan penting pada sejumlah pekerjaan kritis yang berkontribusi langsung pada kelancaran konstruksi pembangkit, termasuk pekerjaan pengerukan dan pembersihan lumpur di jalur pipa bawah laut intake sepanjang 1,6 km dan outfall sepanjang 1,2 km," ujar Direktur Utama Anugerah Samudra Madanindo, Faris Muhammad Abdurrahim dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (7/11/2024).
Baca Juga: Gunakan Teknologi USC, PLTU Jawa 4 Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Menurut dia perusahaan juga menggarap sejumlah pekerjaan lainnya seperti pengerukan di dermaga sementara, konstruksi bangunan pelindung struktur (shore protection), pekerjaan penimbunan pipa, pengadaan material pasir dan batu, hingga survei batimetri untuk pemantauan elevasi dasar laut.
"Total nilai kontrak ASM di proyek ini mencapai nilai sekitar Rp600 miliar atau USD38,4 juta selama periode 2021 hingga 2024," imbuhnya.
Lihat Juga :