BTN Bidik Pembiayaan Penyaluran Kredit Apartemen Warga Negara Asing

Selasa, 08 Agustus 2023 - 20:45 WIB
loading...
BTN Bidik Pembiayaan...
BTN Bidik Pembiayaan Penyaluran Kredit Apartemen Warga Negara Asing. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mendukung kebijakan pemerintah yang akan memberikan izin kepemilikan apartemen bagi Warga Negara Asing (WNA). Dia menilai kebijakan tersebut merupakan sentimen positif untuk mendorong pasar apartemen yang saat ini tengah lesu karena ada penurunan market di dalam negeri.

"Kita sangat mendukung terutama untuk high risk terutama kalau kebijakan itu akan dibuka kalau itu ada investor dari luar termasuk asing. Sehingga, market apartemen yang saat ini lesu bisa terdorong naik itu kita dorong bangat, negara tetangga kan seperti itu. Kita pasti seneng banget kalau itu terjadi," ujar Nixon usai acara Akad Masal BTN, Selasa (8/8/2023).

Baca Juga: Tuntaskan Spin Off Unit Syariah, BTN Akan Akuisisi Bank Tahun Ini

Meski demikian, Nixon menjelaskan pihaknya akan tetap fokus untuk melayanai pembiayaan untuk perumahan bersubsidi terlebih dahulu. Mengingat saat ini jumlah Kepemilikan rumah untuk MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) tergolong masih tinggi. Belum lagi ada angka backlog perumahan yang saat ini totalnya 12,7 juta.

"Belum ada, sementara kita masih fokus juga ke perumahan subsidi. Aku belum tahu juga, seberapa besar marketnya (KPA Asing)," sambungnya.

Sebelumnya, dalam Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) yang saat ini telah disahkan menjadi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, telah diamanatkan terkait kemudahan kepemilikan properti oleh WNA.

Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT) Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana mengatakan, Kementerian ATR/BPN sudah melakukan beberapa perubahan pengaturan bidang pertanahan, salah satunya memberikan kemudahan pemilikan rumah tinggal/hunian untuk WNA. Menurut dia bertujuan untuk membuka seluas-luasnya pintu investasi.

"Pertama jika punya paspor dan visa bisa kita berikan hak kepemilikan hunian. Kemudian, kalau dulu hunian yang dimiliki hanya yang berada di atas tanah hak pakai sekarang dapat diberikan hak kepemilikan satuan rumah susun, bagi rumah susun yang berdiri di atas Hak Guna Bangunan," kata Suyus.

Baca Juga: Bank BTN Optimistis Pertumbuhan Kredit Meningkat 11% di 2023

Terkait kemudahan kepemilikan aset properti untuk WNA, Suyus Windayana mengatakan bahwa tetap ada batasan yang harus dipenuhi.

"Nanti kita batasi dalam satu apartemen itu ada berapa hunian, orang asing yang boleh memiliki itu berapa persen, sehingga harapannya industrinya akan lebih berkembang lagi, tapi kita batasi. Untuk harga, lokasi juga kita batasi. Kalau untuk rumah tapak kita batasi untuk satu bidang luasnya maksimal 2.000 meter kalau lebih dari itu harus ada perizinan dari menteri tapi ada harga minimalnya juga," terang dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
33 Bank Siap Gelontorkan...
33 Bank Siap Gelontorkan Kredit Rp178 Triliun ke Danantara, Buat Apa?
MNC Finance Bakal Tindak...
MNC Finance Bakal Tindak Tegas Pelanggaran Internal dan Eksternal dalam Proses Pembiayaan
Prabowo Minta Bunga...
Prabowo Minta Bunga PNM di Bawah 9%: Masa Orang Miskin Kena 24%
Green River College...
Green River College Hadirkan Hunian Modern dan Sistem Keamanan Terpadu
Kredit BCA Tumbuh 5,6%...
Kredit BCA Tumbuh 5,6% Capai Rp994 Triliun di Kuartal I-2026
Tak Hanya 287 WNA, 4...
Tak Hanya 287 WNA, 4 WNI Turut Jadi Tersangka Judol Hayam Wuruk
Polri Tetapkan 287 WNA...
Polri Tetapkan 287 WNA Tersangka Kasus Markas Judi Online Jalan Hayam Wuruk Jakarta
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Rekomendasi
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
21 Titik Kantong Parkir...
21 Titik Kantong Parkir Disiapkan untuk Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta, Ini Lokasinya
Berita Terkini
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
Modernland Realty Catat...
Modernland Realty Catat Laba Bersih Rp241,12 Miliar di 2025
Lusi Tak Menyangka Dapat...
Lusi Tak Menyangka Dapat Hadiah Mobil dari Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Buka 3 Posko Bantu Korban Penipuan Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved