ASEAN-BAC Siap Realisasikan ASEAN Business Roadmap

Selasa, 08 Agustus 2023 - 22:41 WIB
loading...
ASEAN-BAC Siap Realisasikan...
ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) dalam penyelenggaraan ASEAN Business Investment Summit 2023 dan Asean Business Awards 2023 di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (8/8/2023). FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua ASEAN Business Advisory Council ( ASEAN-BAC ) Arsjad Rasjid menyatakan siap merealisasikan ASEAN Business Roadmap Towards Epicentrum of Growth. Business roadmap merupakan upaya nyata ASEAN-BAC untuk berkontribusi positif pada visi keketuaan ASEAN Indonesia tahun ini dan dalam rangka menyusun ASEAN Vision 2045.

"Saya akan menyerahkan langsung kepada Presiden Joko Widodo, ASEAN Business Roadmap Towards Epicentrum of Growth. ASEAN-BAC membangun bisnis yang nyata, tidak sebatas konsep," kata Arsjad saat memberikan keterangan pers terkait penyelenggaraan ASEAN Business Investment Summit 2023 dan Asean Business Awards 2023 di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (8/8/2023).

Baca Juga: ASEAN BAC Dorong Kawasan Industri Jepang Percepat Nol Emisi Karbon

Dia mengatakan seluruh sideline ini merupakan bagian dari rangkaian ASEAN-BAC Summit 2023 yang akan dilakukan mulai dari 1 hingga 4 September 2023. Selanjutnya akan dilaksanakan juga beberapa acara lainnya seperti ASEAN Fintech Roundtable dan ASEAN Indo-Pacific Forum pada 5–7 September 2023 serta Indonesia Sustainability Forum pada 7–8 September 2023.

ASEAN-BAC melalui 5 isu prioritas dan 8 legacy project yang ada telah berhasil menggapai beberapa pencapaian. Untuk isu transformasi digital, sistem ASEAN QR Code hingga saat ini sudah berhasil terhubung dengan beberapa negara, seperti Indonesia dengan Singapura, Thailand, dan Malaysia.

Begitu juga, Vietnam dengan Thailand yang sudah saling terhubung, dan yang terbaru antara Thailand dan Kamboja pada 2023 ini. Hal ini mampu mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bersaing secara global dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital di kawasan yang diprediksi mencapai 133 miliar dollar AS tahun 2025. Masih ada berbagai negara yang terus didorong agar bisa terhubung secara digital.

Melalui legacy project Wiki Entrepreneur dan Marketplace Lending Platform, ASEAN-BAC telah berhasil mendukung UMKM dalam mengakses informasi dan pembiayaan yang tepat untuk usahanya. Pada 8–11 Agustus 2023 akan ada business matching antara pihak Japan External Trade Organization (JETRO) dengan Kadin Indonesia yang akan menghubungkan UMKM Indonesia dan Jepang untuk saling berbagi pengalaman dan best practice. Pada sisi yang lain juga terdapat ASEAN Mentorship for Entrepreneurs Network yang juga siap memberikan pelatihan dan seminar bagi UMKM di Indonesia hingga ASEAN.

Pada isu pembangunan berkelanjutan, ASEAN-BAC juga telah mendapatkan pencapaian utamanya dalam legacy ASEAN Carbon Center of Excellence dan Net Zero Hub. Pada ASEAN Carbon Center of Excellence telah dibuat ASEAN Alliance on Carbon Market (AACM).

"Dengan adanya AACM ini, secara resmi, ASEAN memiliki pasar karbonnya tersendiri. Kawasan ASEAN memiliki stok karbon yang bernilai dan dapat diinvestasikan. Pasar karbon yang berkembang dengan baik dapat mendorong industri pengurangan karbon yang kuat, meningkatkan produk domestik bruto (GDP) melalui investasi modal dan lapangan kerja hijau. Penjualan kredit karbon untuk membantu dekarbonisasi dapat mencapai 1 triliun dollar AS pada tahun 2037," ujar Arjad.

Net Zero Hub yang turut didorong ASEAN-BAC, telah berhasil mendorong kerja sama antar perusahaan di ASEAN. Perusahaan-perusahaan ini akan saling berbagi pengetahuan dan praktik terbaik saat mereka berusaha mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) dan mencapai emisi nol karbon.

Pada isu ketahanan kesehatan, ASEAN-BAC juga berhasil mengumpulkan berbagai perusahaan obat-obatan, vaksin, infrastruktur kesehatan, hingga institusi penelitian di bidang kesehatan untuk membentuk jaringan kemitraan yang kuat dan mendukung ASEAN One-Shot Campaign. Tujuannya adalah mengembangkan vaksin, terapi, hingga infrastruktur kesehatan yang berguna untuk peningkatan ketahanan kesehatan di kawasan.

Hal lainnya juga adalah pada isu ketahanan pangan, ASEAN-BAC telah berhasil bekerja sama dengan berbagai perusahaan seperti Sinar Mas Agro Resource & Technology (SMART) dan pemangku kepentingan terkait lainnya yang bergerak di sektor pangan, seperti jagung, minyak sawit, dan hortikultura. Seluruh pihak yang tergabung di dalamnya akan memberdayakan UMKM dan petani, khususnya pada beberapa sektor ini, dengan sumber daya dan akses pasar yang diperlukan untuk memperkuat ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan.

Terakhir, pencapaian ASEAN-BAC melalui ASEAN Business Entity sebagai bagian dari isu prioritas fasilitasi perdagangan dan investasi. Hal yang paling penting dari pencapaian legacy ini adalah terbentuknya komitmen perusahaan seperti Astra International Tbk, Sinar Mas, dan perusahaan lainnya untuk meningkatkan investasi intra-ASEAN. “Kami dari ASEAN-BAC selalu mendorong agar tercipta sirkulasi investasi di dalam kawasan, jadi tidak melulu mengandalkan FDI. Pada akhirnya, tujuan utamanya, membentuk ASEAN Incorporated,” kata Bernardino Vega, Wakil Ketua ASEAN-BAC.

Capaian Roadshow ASEAN-BAC

ASEAN-BAC telah menyelesaikan roadshow secara resmi di 9 negara ASEAN dan 6 negara mitra ASEAN (Inggris, Jepang, Korea Selatan, Australia, Kanada, dan China). Berangkat dari semangat keketuaan Indonesia pada ASEAN-BAC 2023, ASEAN Centrality: Innovating Towards Greater Inclusivity, capaian penting yang diperoleh dari rangkaian roadshow yang telah dilakukan adalah besarnya potensi atas kerja sama, konektivitas, perdagangan serta investasi, potensi pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV) di ASEAN, serta pengembangan energi baru terbarukan (EBT).

Roadshow ASEAN-BAC telah membawa angin segar dalam diplomasi ekonomi, mengokohkan komitmen organisasi ini dalam membentuk aliansi global yang kuat dan memperluas pengaruh ekonominya di luar batas-batas yang tradisional. Wawasan yang dibagikan melalui inisiatif ini mencerminkan aspirasi kolaboratif antar negara ASEAN dan negara mitra ASEAN untuk terus bertumbuh.

"Melalui roadshow ASEAN-BAC ini, kami ingin menguatkan hubungan kerja sama yang erat antara negara-negara di ASEAN dan mitra non-ASEAN. Melalui kerja sama bilateral dan trilateral, kami melihat peluang untuk mendefinisikan kembali cara kita berkolaborasi. Kita semua mengambil inspirasi dari wawasan yang kami bagikan selama roadshow ini dan bersama-sama dengan mitra ASEAN-BAC, kami bermaksud untuk membentuk masa depan yang penuh dengan pertumbuhan inklusif dan kesejahteraan bersama," tegas Arsjad saat konferensi pers.

Baca Juga: ASEAN-BAC Optimistis ASEAN Jadi Pusat Ekonomi Dunia di 2045

Konferensi pers dihadiri pula oleh para co-host dari ABIS Sideline Events 2023, yaitu Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pemberdayaan Perempuan Tri Hanurita selaku co-host dari ASEAN Weekend Market; Ketua ASEAN Women Entrepreneurs Network (AWEN) Dyah Anita Prihapsari selaku co-host dari ASEAN Women CEO Forum; Perwakilan dari Japan External Trade Organization (JETRO) selaku co-host dari ASEAN Future Generation Business Forum; Presiden Komisaris Standard Chartered Bank Rino Donosepoetro selaku co-host dari ASEAN Climate Forum; Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Riyatno selaku co-host dari Investment Forum Hari 1; dan Co-Founder dan General Partner Alpha JWC Ventures Chandra Tjan selaku co-host dari Investment Forum Hari 2.

Perusahaan-perusahaan seperti PT Astra International Tbk, Indika Energy, Sinar Mas, Bakrie Group, East Ventures, Indofood, Mayora Group, dan MRT Jakarta telah mendukung perjalanan keketuaan Indonesia dalam ASEAN-BAC 2023. Indika Energy menyampaikan dukungannya. "Legacy projects yang diprakarsai oleh ASEAN-BAC, termasuk ASEAN Net Zero Hub dan Carbon Center of Excellence, selaras dengan komitmen kami terhadap pembangunan berkelanjutan. Melalui hal ini, kami berupaya untuk mempromosikan pengelolaan lingkungan sambil mendorong kemajuan ekonomi, serta berkolaborasi untuk masa depan yang berkelanjutan," jelas Azis Armand, Wakil Direktur Utama dan Group CEO Indika Energy.

Sinar Mas juga turut mengekspresikan dukungannya. "UMKM memiliki potensi yang sangat besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN. Melalui kemitraan inclusive closed loop, yang merupakan salah satu legacy dari ASEAN-BAC 2023, seluruh pemangku kepentingan termasuk pemerintah dan swasta bekerja sama untuk memberikan pendampingan melekat secara konsisten kepada petani dan UMKM. Mereka diberikan akses kepada teknologi, literasi keuangan dan pembiayaan, serta pemasaran sehingga mampu meningkatkan produktivitas, meningkatkan daya saing dan naik kelas," tutur Franky Oesman Widjaja, Chairman & CEO Sinar Mas Agribusiness and Food.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
VFive Group Ekspansi...
VFive Group Ekspansi ke Sektor Energi dan Kesehatan di Indonesia
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan...
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan Arah Baru Percepat Dekarbonisasi Sektor Bisnis via Kolaborasi
Membaca Peluang di Tengah...
Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, Perempuan Pengusaha Tekankan Kolaborasi
Grab Business Forum...
Grab Business Forum 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Pemimpin Bisnis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Rekomendasi
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di ASEAN, Indonesia Urutan Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved