Top! Pertamina Satu-satunya Perusahaan Indonesia yang Masuk Fortune Global 500
Rabu, 09 Agustus 2023 - 21:01 WIB
loading...
Pertamina satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk Fortune Global 500. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) kembali mengokohkan diri sebagai satu-satunya perusahaan Indonesia sekaligus satu-satunya BUMN yang masuk dalam daftar Fortune Global 500 tahun 2023.
Pertamina tahun ini berada di peringkat 141, naik 82 peringkat dibanding 2022 yang berada di posisi 223. Pertamina bahkan berhasil melonjak 146 peringkat dibanding 2021 yang berada di posisi 287.
Peningkatan peringkat ini sejalan dengan keberhasilan Pertamina membukukan laba bersih tertinggi sepanjang berdirinya perseroan. Pertamina membukukan laba bersih USD3,81 miliar atau Rp56,6 triliun, naik 86 persen dibandingkan 2021 sebesar USD2,05 miliar atau Rp29,3 triliun.
Baca Juga: Pertamina EP Tajak Sumur Eksplorasi Lapangan Weriagar di Papua Barat
Pendapatan Pertamina juga melejit mencapai USD 84,89 miliar atau sekitar Rp1.262 triliun naik hingga 48 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar USD57,5 miliar.
Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan, capaian perusahaan merupakan buah dari restrukturisasi pembentukan Holding Subholding. Sehingga semua lini bisnis memberikan kontribusi bagi perseroan. Pertamina pun semakin mengukuhkan diri sebagai perusahaan energi kelas dunia.
"Pertamina terus menguatkan tekadnya untuk mengejar aspirasi pemegang saham menjadi perusahaan energi berkelas dunia. Capaian ini sejalan dengan target perusahaan pasca transformasi bisnis dan organisasi," ujar Nicke melalui siaran pers, Rabu (9/8/2023).
Pertamina tahun ini berada di peringkat 141, naik 82 peringkat dibanding 2022 yang berada di posisi 223. Pertamina bahkan berhasil melonjak 146 peringkat dibanding 2021 yang berada di posisi 287.
Peningkatan peringkat ini sejalan dengan keberhasilan Pertamina membukukan laba bersih tertinggi sepanjang berdirinya perseroan. Pertamina membukukan laba bersih USD3,81 miliar atau Rp56,6 triliun, naik 86 persen dibandingkan 2021 sebesar USD2,05 miliar atau Rp29,3 triliun.
Baca Juga: Pertamina EP Tajak Sumur Eksplorasi Lapangan Weriagar di Papua Barat
Pendapatan Pertamina juga melejit mencapai USD 84,89 miliar atau sekitar Rp1.262 triliun naik hingga 48 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar USD57,5 miliar.
Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan, capaian perusahaan merupakan buah dari restrukturisasi pembentukan Holding Subholding. Sehingga semua lini bisnis memberikan kontribusi bagi perseroan. Pertamina pun semakin mengukuhkan diri sebagai perusahaan energi kelas dunia.
"Pertamina terus menguatkan tekadnya untuk mengejar aspirasi pemegang saham menjadi perusahaan energi berkelas dunia. Capaian ini sejalan dengan target perusahaan pasca transformasi bisnis dan organisasi," ujar Nicke melalui siaran pers, Rabu (9/8/2023).
Lihat Juga :