BTPN Syariah Semakin Matang Setelah Jadi BUKU III
Rabu, 29 Juli 2020 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: Pembiayaan BTPN Syariah Tumbuh 22,1% di Kuartal I 2020)
"Intinya, dalam situasi sulit ini, kami harus lebih dekat dengan nasabah kami. Dengan komunikasi tersebut terkadang muncul ide baru yang bisa digunakan nasabah untuk keluar dari keterbatasan karena pandemi," ujar Fachmy di Jakarta, Rabu (29/7/2020).
Dia bercerita upaya perseroan dengan mencoba mengubah fokus produksi nasabah. Salah satu contoh nasabah adalah Ibu Ai Rodiah di Cikajang Garut Jawa Barat, yang semula memproduksi seragam sekolah beralih ke produksi APD yang dibutuhkan tenaga medis. Tak jarang, dengan adanya ide ide baru tersebut nasabah kemudian membutuhkan penambahan pembiayaan.
"Jadi berbagai cara kami lakukan agar semangat mereka untuk berusaha terus menyala, inilah hal terpenting dalam melayani mereka saat ini, membuat semangat BDKS (Berani Berusaha, Disipilin, Kerja Keras dan Saling Bantu) yang dibangun selama ini tetap mereka jalankan," ujarnya.
Bagi nasabah yang masih dapat dikunjungi, petugas akan menjalankan protokoler kesehatan yang ketat, seperti selalu membawa thermo gun, dan menyebarluaskan informasi tentang pencegahan Covid melalui berbagai tips kesehatan.
"Intinya, dalam situasi sulit ini, kami harus lebih dekat dengan nasabah kami. Dengan komunikasi tersebut terkadang muncul ide baru yang bisa digunakan nasabah untuk keluar dari keterbatasan karena pandemi," ujar Fachmy di Jakarta, Rabu (29/7/2020).
Dia bercerita upaya perseroan dengan mencoba mengubah fokus produksi nasabah. Salah satu contoh nasabah adalah Ibu Ai Rodiah di Cikajang Garut Jawa Barat, yang semula memproduksi seragam sekolah beralih ke produksi APD yang dibutuhkan tenaga medis. Tak jarang, dengan adanya ide ide baru tersebut nasabah kemudian membutuhkan penambahan pembiayaan.
"Jadi berbagai cara kami lakukan agar semangat mereka untuk berusaha terus menyala, inilah hal terpenting dalam melayani mereka saat ini, membuat semangat BDKS (Berani Berusaha, Disipilin, Kerja Keras dan Saling Bantu) yang dibangun selama ini tetap mereka jalankan," ujarnya.
Bagi nasabah yang masih dapat dikunjungi, petugas akan menjalankan protokoler kesehatan yang ketat, seperti selalu membawa thermo gun, dan menyebarluaskan informasi tentang pencegahan Covid melalui berbagai tips kesehatan.
Lihat Juga :