Strategi Peningkatkan Investasi Sektor Mineral dan Batubara di Tengah Gejolak Global
Jum'at, 11 Agustus 2023 - 09:49 WIB
loading...
A
A
A
Adi Suryanto menambahkan, dalam rangka menopang pertumbuhan ekonomi khususnya menghadapi krisis global yang terjadi saat ini salah satunya adalah melakukan Transformasi Ekonomi yaitu merubah industri sektor primer menjadi industri berbasis nilai tambah ( hilirisasi ).
Di dalam negeri sendiri, Industri pertambangan sektor Mineral dan Batubara menjadi salah satu penyumbang terbesar pendapatan negara yang pada tahun 2022 yaitu mencapai sekitar Rp183,35 triliun dan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 325.575 orang.
“Salah satu agenda besar Indonesia maju dalam pemerintahan Presiden Joko widodo adalah hilirisasi industrialisasi sumber daya alam termasuk mineral dan batubara (minerba) . Melihat kondisi itu, maka peserta PKN Tingkat I Angkatan LVI ini telah menyusun policy brief yang mengangkat tema “Strategi Peningkatan Investasi di Sektor Mineral dan Batubara Dalam Menghadapi Krisis Global” sebagai langkah strategis dan upaya meningkatkan investasi khususnya di sektor mineral dan batubara,” ungkapnya.
Sementara itu, Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengatakan, hilirisasi yang dilakukan pemerintah saat ini menekankan kepada green energy dan green investasi, salah satunya dengan melakukan hilirisasi pada sektor minerba yaitu hilirisasi nikel.
Pemerintah telah membangun beberapa smelter untuk mendukung hal tersebut dan hasilnya saat ini Indonesia telah berhasil mengekspor nikel mencapai 30 miliar Dollar atau hampir sepuluh kali lipat sebelum dilakukan hilirisasi tersebut.
“Melalui hilirisasi nikel ini telah menjadikan indonesia sebagai pusat produksi baterai kendaraan listrik, namun timbul permasalahan perizinan oleh karena kami membuat sebuah sistem perizinan terintegrasi OSS berbasis risiko yang mampu memberikan kemudahan bagi investor untuk menanamkan modalnya di tanah air,” ujarnya.
Di dalam negeri sendiri, Industri pertambangan sektor Mineral dan Batubara menjadi salah satu penyumbang terbesar pendapatan negara yang pada tahun 2022 yaitu mencapai sekitar Rp183,35 triliun dan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 325.575 orang.
“Salah satu agenda besar Indonesia maju dalam pemerintahan Presiden Joko widodo adalah hilirisasi industrialisasi sumber daya alam termasuk mineral dan batubara (minerba) . Melihat kondisi itu, maka peserta PKN Tingkat I Angkatan LVI ini telah menyusun policy brief yang mengangkat tema “Strategi Peningkatan Investasi di Sektor Mineral dan Batubara Dalam Menghadapi Krisis Global” sebagai langkah strategis dan upaya meningkatkan investasi khususnya di sektor mineral dan batubara,” ungkapnya.
Sementara itu, Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengatakan, hilirisasi yang dilakukan pemerintah saat ini menekankan kepada green energy dan green investasi, salah satunya dengan melakukan hilirisasi pada sektor minerba yaitu hilirisasi nikel.
Pemerintah telah membangun beberapa smelter untuk mendukung hal tersebut dan hasilnya saat ini Indonesia telah berhasil mengekspor nikel mencapai 30 miliar Dollar atau hampir sepuluh kali lipat sebelum dilakukan hilirisasi tersebut.
“Melalui hilirisasi nikel ini telah menjadikan indonesia sebagai pusat produksi baterai kendaraan listrik, namun timbul permasalahan perizinan oleh karena kami membuat sebuah sistem perizinan terintegrasi OSS berbasis risiko yang mampu memberikan kemudahan bagi investor untuk menanamkan modalnya di tanah air,” ujarnya.
Lihat Juga :