Mengenal ECOWAS, Organisasi Ekonomi Negara Afrika Barat

Sabtu, 12 Agustus 2023 - 20:22 WIB
loading...
Mengenal ECOWAS, Organisasi...
ECOWAS merupakan kelompok ekonomi negara Afrika Barat yang muncul setelah kudeta di Niger. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - ECOWAS atau Economic Community of West African States merupakan sebuah uni politik dan ekonomi regional 15 negara yang berlokasi di Afrika Barat.

Nama organisasi ini baru saja muncul setelah adanya kudeta di negara Niger . Para pemimpin yang tergabung dalam blok itu mengancam menggunakan kekuatan militer apabila kekuasaan tidak dikembalikan kepada Presiden Mohamed Bazoum.

Lantas, seperti apa organisasi ECOWAS ini? Dilansir dari laman resmi Ecowas, berikut ulasannya.

Mengenal ECOWAS dan Anggotanya


ECOWAS adalah sebuah organisasi regional yang bertujuan untuk meningkatkan integrasi ekonomi dan politik di antara negara-negara anggotanya. Terutama negara yang berada di Afrika bagian barat.

ECOWAS sendiri didirikan pada tahun 1975 dan saat ini memiliki 15 negara anggota, yaitu Benin, Burkina Faso, Cape Verde, Côte d’Ivoire, Gambia, Ghana, Guinea, Guinea-Bissau, Liberia, Mali, Niger, Nigeria, Senegal, Sierra Leone, dan Togo.

Tujuan utama ECOWAS adalah untuk mencapai “kemandirian kolektif” bagi negara-negara anggotanya dengan menciptakan sebuah blok perdagangan besar melalui pembangunan sebuah uni ekonomi dan perdagangan penuh.

Organisasi ini didirikan pada 28 Mei 1975. Dengan penandatanganan Perjanjian Lagos, misi yang dinyatakan untuk mempromosikan integrasi ekonomi di seluruh wilayah. Versi revisi dari perjanjian tersebut disepakati dan ditandatangani pada 24 Juli 1993 di Cotonou.

Baca Juga Mengenal Blok Ekonomi Afrika Barat dan Negara Anggotanya

Semua negara anggota saat ini bergabung dengan komunitas sebagai anggota pendiri pada Mei 1975, kecuali Tanjung Verde yang bergabung pada 1977. Satu-satunya mantan anggota ECOWAS adalah Mauritania yang berbahasa Arab. Mereka merupakan salah satu anggota pendiri pada tahun 1975 dan memutuskan untuk mundur pada Desember 2000.

Namun, karena ECOWAS menjadi salah satu organisasi yang cukup penting baginya, Mauritania baru-baru ini menandatangani sebuah perjanjian keanggotaan asosiasi baru pada Agustus 2017. Selain itu, ada juga Maroko secara resmi meminta untuk bergabung dengan ECOWAS pada Februari 2017.

ECOWAS sendiri memang tergolong sebagai organisasi yang cukup berkembang. Hal itu diketahui melalui beberapa program yang telah sukses dijalankan oleh seluruh negara anggotanya.

ECOWAS memiliki berbagai program dan kegiatan yang berkaitan dengan perdagangan, pertanian, energi dan lingkungan. Lebih dari itu, negara yang tergabung di organisasi ini juga sudah mengembangkan program kesehatan, pendidikan, gender, dan masih banyak yang lainnya.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Efek Domino Perang AS-Iran:...
Efek Domino Perang AS-Iran: Krisis Energi Mengancam Benua Afrika, Harga BBM Melambung
Imbas Perang, Jalur...
Imbas Perang, Jalur Ekspor CPO Indonesia Terpaksa Memutar ke Afrika
Peran BRICS Makin Besar...
Peran BRICS Makin Besar secara Global, 1 Lagi Negara Afrika Mendekat
Krisis Utang Hantam...
Krisis Utang Hantam Afrika, Ketua G20 Menyerukan Aksi Global
Rusia Sambut Uganda...
Rusia Sambut Uganda sebagai Mitra Baru BRICS dari Afrika
China Bakal Hapus Tarif...
China Bakal Hapus Tarif Impor 53 Negara Afrika
Tanda-tanda Lempeng...
Tanda-tanda Lempeng Tektonik Baru Lahir di Afrika Ditemukan
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
China Isi Kekosongan...
China Isi Kekosongan Militer di Benua Afrika, Penjualan Senjata Melonjak
Rekomendasi
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Ruben Onsu Akui Sempat...
Ruben Onsu Akui Sempat Minta Bertemu Anak di Sekolah, Namun Gagal karena Alasan Ini
Berita Terkini
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved