Upaya Mempercepat dan Mempermudah Transaksi Finansial Lintas Negara

Senin, 14 Agustus 2023 - 10:42 WIB
loading...
Upaya Mempercepat dan...
Jaringan bank SWIFT mudah transaksi keuangan lintas negara. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Di era perdagangan global yang semakin kompleks, kecepatan dan efisiensi transaksi finansial lintas negara menjadi kunci kesuksesan bagi para pebisnis. Menyadari tantangan ini, Topremit, penyedia layanan remitansi berbasis teknologi di Indonesia, meluncurkan layanan pengiriman dana dalam jaringan bank yang tergabung di SWIFT. Inovasi ini akan membuat transaksi bisnis antarnegara semakin mudah, aman, dan praktis.

Baca juga: Merajut Kemitraan Inovatif Memperkuat Transaksi Perbankan dengan WhatsApp OTP

Sistem SWIFT sendiri merupakan singkatan dari Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunications (SWIFT). Mayoritas bank-bank nasional di Indonesia telah tergabung dalam sistem internasional ini, dan memiliki kode SWIFT masing-masing. SWIFT beroperasi sebagai jaringan komunikasi yang digunakan oleh lembaga keuangan di berbagai negara untuk saling bertukar informasi dengan cepat, akurat, dan aman.

Misalnya, ketika nasabah dari bank tertentu mengajukan permintaan transfer dana, sistem SWIFT akan melakukan proses autentikasi untuk memastikan keabsahan data bank penerima. Setelah informasi tersebut terbukti akurat, barulah proses transfer dana dapat berjalan.

“Topremit merupakan penyedia layanan keuangan yang sangat berorientasi pada pelanggan. Kami mengembangkan layanan SWIFT untuk menawarkan kecepatan, efisiensi biaya, dan keandalan bagi para pelaku bisnis, terutama yang sering bertransaksi ke dan dari luar negeri,” ungkap Hermanto, CEO dan juga Co-founder Topremit, dalam keterangannya, Senin (14/8/2023).

Bagi pelaku bisnis, transaksi internasional adalah bagian rutin dari operasional, sehingga kebutuhan akan transaksi lintas negara yang efisien dan hemat biaya sangat penting. Inilah mengapa layanan SWIFT dari Topremit hadir untuk merevolusi proses tersebut.

Dibandingkan dengan metode konvensional yang mungkin memerlukan beberapa hari agar uang sampai di rekening penerima, Topremit memungkinkan transfer dana dalam hitungan 1 hari saja agar bisnis dapat terus bergerak tanpa adanya penundaan yang tidak perlu. Selain itu, dengan tarif flat yang kompetitif dan transparan, yaitu hanya Rp75.000 ditambah biaya koresponden bank sebesar Rp330.000, transaksi internasional menjadi lebih terjangkau dari sebelumnya.

Untuk menjamin keamanan pengguna, Topremit memiliki jaminan uang kembali jika transaksi gagal karena kesalahan teknis sehingga tidak perlu khawatir mengenai keamanan dana yang dikirimkan. Dengan lisensi resmi Bank Indonesia sejak tahun 2009, ditambah dengan jaringan SWIFT yang terkenal karena protokol keamanannya yang ketat, akan membuat transaksi bisnis lintas negara menjadi lebih mulus tanpa hambatan.

Per tahun 2022, SWIFT sendiri mencatatkan rekor transaksi baru, terdapat 44,8 juta pertukaran pesan komunikasi per harinya. Angka ini meningkat 6,6% dibandingkan periode yang sama di tahun 2021. Tren positif ini juga menunjukkan bahwa sistem SWIFT semakin diandalkan untuk menyelesaikan transaksi global dari ratusan juta pelanggan.

Baca juga: Peraih Adhi Makayasa 90-an yang Kini Berpangkat Irjen, Nomor 5 Jabat Kadiv Humas Polri

Topremit sendiri merencanakan bahwa ke depannya akan ada banyak layanan baru yang serupa untuk memudahkan pebisnis mengirimkan pembayaran mereka ke berbagai negara yang ada di dunia.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Dari Jualan Gorengan...
Dari Jualan Gorengan Keliling hingga Jadi CEO Republic Laptop, Ini Kisah Perjuangan Bayu Aji
CEO Harus Adaptif di...
CEO Harus Adaptif di Tengah Tekanan Global, Bos Finnet Buktikan Lewat Penghargaan
Ide Purbaya Pajaki Kapal...
Ide Purbaya Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka, Mirip Hormuz
AS Blokade Total Selat...
AS Blokade Total Selat Hormuz, Perdagangan Iran via Laut Diklaim Lumpuh 36 Jam
BRICS Makin Solid, Perdagangan...
BRICS Makin Solid, Perdagangan China-India Cetak Rekor Rp2.623 Triliun
Stanford University...
Stanford University Buka Program Pelatihan Bisnis untuk Pengusaha Indonesia
Prabowo: 70% Energi...
Prabowo: 70% Energi Asia Timur dan Perdagangan Dunia lewat Laut Indonesia
Waketum PKB: Perjanjian...
Waketum PKB: Perjanjian Dagang AS-RI Perkuat Posisi Indonesia di Peta Global
Rekomendasi
Bukan Modal Besar, Refa...
Bukan Modal Besar, Refa Ardhi Sebut Hal Ini yang Membantunya Raih 1 Juta Subscribers
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Sony Sonjaya Belum Ajukan...
Sony Sonjaya Belum Ajukan Permohonan Perlindungan Justice Collaborator ke LPSK
Berita Terkini
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved