Disuntik Dana Rp2 Triliun, Bank DKI Genjot Kredit ke Sektor Produktif

Rabu, 29 Juli 2020 - 22:05 WIB
loading...
Disuntik Dana Rp2 Triliun,...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah pusat secara resmi telah menunjuk Bank DKI sebagai salah satu BPD yang menerima penempatan dana sebesar Rp2 triliun untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional . Penunjukkan secara resmi itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Direktur Utama Bank DKI Zainuddin Mappa dengan Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Andin Hadyanto, dan disaksikan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta dua hari yang lalu (27/07/2020).

Penempatan dana di Bank DKI merupakan langkah lanjutan pemerintah pusat setelah sebelumnya menempatkan dana pada empat bank keloompok Himbara sebesar Rp30 triliun. Penempatan dana pemerintah, baik di bank BUMN maupun bank daerah sesuai dengan PMK No. 70 Tahun 2020 tentang Penempatan Uang Negara Pada Bank Umum Dalam Rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional. ( Baca juga:Satu Bank Daerah Masuk dalam 15 Bank yang Dapat Jaminan Kredit Rp100 T, Siapa Dia? )

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini, mengatakan sebagai agent of development, Bank DKI memiliki peran dalam pembangunan ekonomi di DKI Jakarta. Pihaknya sangat mengapresiasi langkah pemerintah pusat, khususnya Kementerian Keuangan, yang telah memercayakan Bank DKI. Rencananya, dana tersebut akan dimanfaatkan Bank DKI untuk penyaluran kredit ke sektor-sektor produktif sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Bank DKI telah melakukan sejumlah upaya termasuk memberikan kebijakan relaksasi kredit bagi sektor usaha yang terdampak Covid-19. Relaksasi yang diberikan kepada debitur di antaranya kredit mikro, kecil dan konsumer. Bank DKI juga melakukan penangguhan terhadap pokok pinjaman dan menurunkan suku bunga. Semua kami tangguhkan pokok pinjaman dalam jangka waktu enam bulan, tapi setiap tiga bulan akan kami review kembali,” kata Herry dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Rabu (29/07/2020).
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketiga Kalinya, Para...
Ketiga Kalinya, Para Ahli Tak Melihat Perbaikan Ekonomi Indonesia
Purbaya Injeksi Baru...
Purbaya Injeksi Baru Rp76 Triliun ke Perbankan, Total Penempatan Dana Rp276 Triliun
Garuda Indonesia Tunda...
Garuda Indonesia Tunda Beli Pesawat Baru meski Dapat Suntikan Rp23,67 Triliun
Garuda Indonesia Dapat...
Garuda Indonesia Dapat Kucuran Dana dari Danantara Rp23,67 Triliun
Pramono Mau Bangun Gedung...
Pramono Mau Bangun Gedung Bank Jakarta di SCBD, Purbaya: Kalau Bisa Tahun Ini Saya Kasih
BI Rate Turun, Ekonom...
BI Rate Turun, Ekonom Sebut Kebijakan Fiskal dan Moneter Satu Arah Dorong Pemulihan Ekonomi
Bank Jakarta–Persija...
Bank Jakarta–Persija Perkuat Sinergi Lewat Meet and Greet Jakmania
Pramono: Dana Mengendap...
Pramono: Dana Mengendap Rp14,6 Triliun untuk Pembayaran Barang-Jasa, Bukan Deposito
Transmisi Kebijakan
Transmisi Kebijakan
Rekomendasi
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Tinggalkan Karakter...
Tinggalkan Karakter Garang, Kim Mu Yeol Bertransformasi Jadi Dokter Hangat di First Doctor
Jaksa Agung Singgung...
Jaksa Agung Singgung Wacana Peleburan Pidum-Pidsus demi Penanganan Perkara Lebih Efisien
Berita Terkini
Hadapi Ketidakpastian...
Hadapi Ketidakpastian Global, Gajah Tunggal Andalkan Efisiensi dan Inovasi
IFG Life Tekankan Pentingnya...
IFG Life Tekankan Pentingnya Perencanaan Dana Pendidikan Sejak Dini
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
NHM Peduli Dampingi...
NHM Peduli Dampingi Pasien Jantung Rematik Asal Lingkar Tambang Hingga Sukses Jalani Operasi di Jakarta
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved