Sri Mulyani Ungkap Capaian APBN 10 Tahun Kepemimpinan Jokowi
Kamis, 17 Agustus 2023 - 17:00 WIB
loading...
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menjelaskan peran penting APBN selama masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 2014-2024.
Dia menyebutkan berbagai capaian APBN, antara lain dalam mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul, perlindungan sosial, dan pembangunan infrastruktur.
"Kalau kita bicara tentang SDM unggul dalam masa kepemimpinan Presiden Jokowi dari 2014-2019 dan 2019-2024. Kita lihat berbagai kemajuan di sini dari mulai jumlah sekolah kemudian rata-rata lama sekolah, dan angka partisipasi kasar," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2024, Rabu (16/8/2023).
Baca Juga: APBN Terakhir Jokowi: Rp493,5 Triliun untuk Berantas Kemiskinan
Dia menjelaskan perbaikan indikator di sektor kesehatan meskipun Indonesia sempat dihadapkan pada gejolak pandemi di 2020.
"Jumlah rumah sakit meningkat sangat tajam, Puskesmas juga meningkat, vaksinasi tentu dalam hal ini Covid-19 kemarin termasuk Indonesia yang cepat dan stunting mulai menurun kita berharap bisa mencapai 14%," jelas Sri Mulyani.
Sementara, dana yang digelontorkan APBN untuk perlindungan sosial selama 2015 hingga 2020 telah mencapai Rp2.736 triliun melalui instrumen PKH kartu sembako dan juga dana transfer desa.
Dia menyebutkan berbagai capaian APBN, antara lain dalam mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul, perlindungan sosial, dan pembangunan infrastruktur.
"Kalau kita bicara tentang SDM unggul dalam masa kepemimpinan Presiden Jokowi dari 2014-2019 dan 2019-2024. Kita lihat berbagai kemajuan di sini dari mulai jumlah sekolah kemudian rata-rata lama sekolah, dan angka partisipasi kasar," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2024, Rabu (16/8/2023).
Baca Juga: APBN Terakhir Jokowi: Rp493,5 Triliun untuk Berantas Kemiskinan
Dia menjelaskan perbaikan indikator di sektor kesehatan meskipun Indonesia sempat dihadapkan pada gejolak pandemi di 2020.
"Jumlah rumah sakit meningkat sangat tajam, Puskesmas juga meningkat, vaksinasi tentu dalam hal ini Covid-19 kemarin termasuk Indonesia yang cepat dan stunting mulai menurun kita berharap bisa mencapai 14%," jelas Sri Mulyani.
Sementara, dana yang digelontorkan APBN untuk perlindungan sosial selama 2015 hingga 2020 telah mencapai Rp2.736 triliun melalui instrumen PKH kartu sembako dan juga dana transfer desa.
Lihat Juga :