Wall Street Ditutup Turun Imbas Kekhawatiran Suku Bunga

Jum'at, 18 Agustus 2023 - 07:10 WIB
loading...
Wall Street Ditutup...
Wall Street ditutup turun pada perdagangan Kamis (17/8/2023). FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indeks utama Wall Street ditutup lebih rendah setelah perdagangan bervariasi pada perdagangan Kamis (17/8/2023) waktu setempat. Hal itu karena penurunan saham perawatan kesehatan melampaui kenaikan saham Cisco dan energi, sementara data ekonomi yang optimis terus menghidupkan kekhawatiran suku bunga tetap lebih tinggi lebih lama.

Mengutip Reuters, S&P 500 (.SPX) kehilangan 33,97 poin, atau 0,77%, menjadi 4.370,36 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 143,75 poin, atau 1,07%, menjadi 13.330,88. S&P 500 turun 2,7% selama tiga sesi terakhir, penurunan tiga sesi terdalam sejak pertengahan Maret. Penurunan 3,4% Nasdaq selama tiga hari menandai penurunan tiga hari terdalam sejak Februari. Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 290,91 poin atau 0,84% menjadi 34.474,83.

Baca Juga: Wall Street Ditutup Melemah, Penjualan Ritel Picu Kekhawatiran Suku Bunga

Sangat membebani S&P 500, CVS Health (CVS.N) anjlok 8% di tengah berita bahwa Blue Shield of California berencana untuk mengurangi ketergantungannya pada perusahaan sebagai manajer manfaat farmasi (PBM) dan bekerja dengan pihak lain termasuk Amazon.com (AMZN .HAI).

Saham asuransi kesehatan utama UnitedHealth (UNH.N) dan Cigna (CI.N), yang juga memiliki unit PBM, masing-masing turun 1,9% dan 6,4%, mendorong indeks perawatan kesehatan S&P 500 (.SPXHC) yang lebih luas 0,8% lebih rendah.

Harga minyak yang lebih tinggi mengangkat saham Exxon Mobil (XOM.N) dan Chevron (CVX.N) masing-masing sebesar 1,9% menjadi 1,7%, karena komoditas dibantu oleh harapan bahwa bank sentral China berusaha untuk meningkatkan pasar properti dan ekonomi yang lebih luas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
IHSG Lanjutkan Penguatan,...
IHSG Lanjutkan Penguatan, Sore Ini Ditutup Reli ke Level 6.231
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Rekomendasi
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Tingkatkan Literasi...
Tingkatkan Literasi Digital Sejak Dini, Mahasiswa FIKOM UP Edukasi Siswa MTs Al-Islamiyah Bogor
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
Berita Terkini
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved