Gubernur Bank Indonesia Sebarkan Makna Cinta Rupiah ke Generasi Z
Jum'at, 18 Agustus 2023 - 12:20 WIB
loading...
Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) di Jakarta, Jumat (18/8/2023). FOTO/Michell Natalia
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebarkan makna cinta rupiah khususnya kepada generasi Z. Dia menyebutkan ada tiga cara mencintai rupiah.
"Cara menghadiahkan bersyukur itu bagaimana. Cara bersyukur ono telu, ada tiga, yaitu cara memperingati kebanggaan dan kecintaan kepada Rupiah," ujar Perry dalam Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) di Jakarta, Jumat (18/8/2023).
Baca Juga: Suhu Politik Memanas, Rupiah Terpuruk 96 Poin di Level Rp15.315
Pertama, kalau melihat uang, Perry mengingatkan jangan sampai matanya 'hijau'.
"Kalau lihat uang ini, timbulkan rasa di hati, I love this country. Lihat wajah-wajah pahlawan di uang kertas. Coba diingat, proklamator kita Bung Karno berjuang dari Mojokerto ke Surabaya, ke ITB dapat insinyur, dan bersama tokoh politik memperjuangkan kemerdekaan Indonesia," ungkap Perry.
Tak hanya itu, dia pun mencontohkan teladan Bung Hatta yang belajar perdagangan internasional di Rotterdam, dan menulis untuk menginspirasi semangat kemerdekaan. Dengan merasakan bagaimana perjuangan para pahlawan ini, itulah wujud cinta Rupiah
"Yang kedua adalah bangga bahwa rupiah ini adalah yang terbaik di seluruh dunia. Ini bangga karena juga aman, Kasad memastikan dan mendistribusikan semuanya," sambung Perry.
"Cara menghadiahkan bersyukur itu bagaimana. Cara bersyukur ono telu, ada tiga, yaitu cara memperingati kebanggaan dan kecintaan kepada Rupiah," ujar Perry dalam Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) di Jakarta, Jumat (18/8/2023).
Baca Juga: Suhu Politik Memanas, Rupiah Terpuruk 96 Poin di Level Rp15.315
Pertama, kalau melihat uang, Perry mengingatkan jangan sampai matanya 'hijau'.
"Kalau lihat uang ini, timbulkan rasa di hati, I love this country. Lihat wajah-wajah pahlawan di uang kertas. Coba diingat, proklamator kita Bung Karno berjuang dari Mojokerto ke Surabaya, ke ITB dapat insinyur, dan bersama tokoh politik memperjuangkan kemerdekaan Indonesia," ungkap Perry.
Tak hanya itu, dia pun mencontohkan teladan Bung Hatta yang belajar perdagangan internasional di Rotterdam, dan menulis untuk menginspirasi semangat kemerdekaan. Dengan merasakan bagaimana perjuangan para pahlawan ini, itulah wujud cinta Rupiah
"Yang kedua adalah bangga bahwa rupiah ini adalah yang terbaik di seluruh dunia. Ini bangga karena juga aman, Kasad memastikan dan mendistribusikan semuanya," sambung Perry.
Lihat Juga :