Rapor Merah Kinerja Asuransi Jiwa Nasional Gerus Kepercayaan Nasabah
Kamis, 30 Juli 2020 - 12:29 WIB
loading...
A
A
A
"Pertumbuhan tersebut melanjutkan tren penurunan yang terjadi pada tahun sebelumnya. Pada 2018 premi industri asuransi jiwa tumbuh 1,20%, anjlok sangat dalam dari capaian tahun sebelumnya yang tercatat tumbuh 16,23%," tambahnya.
Rapor merah industri asuransi jiwa pada 2019 juga ditunjukkan oleh pos laba. Tahun lalu laba sebelum pajak industri ini negatif Rp6,59 triliun. Pada 2018, meski laba industri merosot sangat dalam, dari Rp13,08 triliun pada 2017 menjadi Rp194,09 miliar, namun masih tumbuh positif. (Baca juga: Pembatasan Ibadah Haji, Perekonomian Masyarakat Arab Saudi Terpukul )
“Perolehan laba per Mei 2020 membaik, naik 128,26% menjadi Rp1,21 triliun dari total 54 perusahaan asuransi jiwa,” ungkap Eko. Namun, imbuh dia, indikator keuangan lainnya semakin menurun.
Per Mei 2020, pendapatan premi bruto mengalami minus 12,54% menjadi Rp64,01 triliun. Investasi minus 8,12% menjadi Rp426,24 triliun, dan aset minus 5,52% menjadi Rp531,14 triliun.
Rapor merah industri asuransi jiwa pada 2019 juga ditunjukkan oleh pos laba. Tahun lalu laba sebelum pajak industri ini negatif Rp6,59 triliun. Pada 2018, meski laba industri merosot sangat dalam, dari Rp13,08 triliun pada 2017 menjadi Rp194,09 miliar, namun masih tumbuh positif. (Baca juga: Pembatasan Ibadah Haji, Perekonomian Masyarakat Arab Saudi Terpukul )
“Perolehan laba per Mei 2020 membaik, naik 128,26% menjadi Rp1,21 triliun dari total 54 perusahaan asuransi jiwa,” ungkap Eko. Namun, imbuh dia, indikator keuangan lainnya semakin menurun.
Per Mei 2020, pendapatan premi bruto mengalami minus 12,54% menjadi Rp64,01 triliun. Investasi minus 8,12% menjadi Rp426,24 triliun, dan aset minus 5,52% menjadi Rp531,14 triliun.
(ind)
Lihat Juga :